John Herdman meminta Timnas Indonesia tidak terpengaruh rekor tandang yang kurang baik saat menghadapi Singapura. Pelatih Garuda menegaskan fokus, persatuan tim, dan semangat juang menjadi modal menghadapi laga penentuan Grup A Piala AFF 2026.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memilih mengalihkan perhatian tim dari statistik masa lalu menjelang pertandingan melawan Singapura pada Grup A Piala AFF 2026. Menurutnya, hasil pertandingan sebelumnya tidak boleh memengaruhi persiapan skuad Garuda menghadapi laga yang menentukan nasib mereka.
Herdman menilai seluruh pemain memiliki motivasi besar untuk bangkit setelah menelan kekalahan dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya. Ia menyebut kondisi tersebut justru menjadi pemicu agar tim menunjukkan penampilan terbaik.
“Tidak ada keraguan mengenai hal itu. Kami adalah tim yang sedang terluka dan ingin membuktikan sesuatu. Pertama kepada diri kami sendiri, baru setelah itu kepada semua orang. Api semangat itu sudah menyala di dalam tim,” kata Herdman.
John Herdman Tekankan Permainan Kolektif Timnas Indonesia
Selain menjaga fokus, Herdman juga meminta seluruh pemain mengutamakan permainan kolektif. Menurutnya, kekompakan menjadi faktor penting untuk menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Dalam praktiknya, setiap pemain diminta memahami tugas masing-masing dan saling percaya selama pertandingan berlangsung. Dengan demikian, Indonesia dapat menjalankan strategi yang telah dipersiapkan.
“Ketenangan berarti komitmen terhadap permainan kolektif. Kami telah membangun persatuan di dalam tim sehingga semua pemain memahami perannya,” ujar Herdman.
Semangat Bangkit Jadi Modal Garuda
Yang menjadi sorotan, Herdman menegaskan semangat juang harus terlihat sepanjang pertandingan. Menurutnya, ketenangan dan determinasi harus berjalan beriringan agar Indonesia mampu meraih hasil yang dibutuhkan.
Di sisi lain, laga melawan Singapura menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kemampuan sekaligus menjaga peluang meraih gelar Piala AFF 2026. Karena itu, skuad Garuda dituntut tampil maksimal pada pertandingan penentuan tersebut.
