Santunan Nasional DHIBRA ke-22, bahasa kitaSantunan Nasional DHIBRA ke-22 mencapai Rp2 miliar di sejumlah daerah. Kegiatan berlangsung di 24 provinsi dan 161 kabupaten/kota.

Santunan Nasional DHIBRA ke-22 berlangsung serentak di sekitar 24 provinsi dan 161 kabupaten/kota, dengan penyaluran dana yang telah mencapai Rp2 miliar.

Santunan Nasional DHIBRA ke-22 kembali berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan sosial ini berjalan serentak di berbagai daerah.

Secara faktual, penyaluran dana di sejumlah daerah sudah mencapai Rp2 miliar. Angka tersebut masih dapat bertambah setelah laporan daerah masuk ke pusat.

Kegiatan tahun ini mencakup sekitar 24 provinsi dan 161 kabupaten/kota. Selain itu, perwakilan DHIBRA di Malaysia dan Australia turut mengikuti pelaksanaan serentak tersebut.

Pelaksanaan Santunan Nasional DHIBRA ke-22

Di Jombang, pelaksanaan terpusat di Hotel Yusro. Rangkaian acara diawali doa yang dipimpin Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi.

Sementara itu, Ketua Umum DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud syukur atas kelahiran Nabi Muchammad SAW.

Momentum itu juga bertepatan dengan hari lahir DHIBRA Shiddiqiyyah ke-26. Menurutnya, pertolongan Alloh menjadi bagian penting dalam keberlangsungan santunan setiap tahun.

Santunan untuk 426 Penerima di Jombang

Di lokasi pusat kegiatan, sebanyak 426 kaum dhuafa dan yatim piatu menerima santunan. Setiap penerima memperoleh paket senilai Rp335 ribu.

Paket tersebut berisi uang dan sembako. Dengan demikian, total penyaluran santunan di Jombang mencapai Rp142,71 juta.

Menurut Ibu Nyai Shofwatul Ummah, dana santunan berasal dari warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dan para donatur.

Drs. Purwanto, M.K.P, bahasa kita
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jombang.

Seratus persen dari Alloh melalui tangan-tangan hamba-Nya. Berapapun yang kita himpun, langsung kita sampaikan kepada yang berhak menerima,” ungkap Ibu Nyai Shof.

Pada 2025, sebanyak 17.587 orang menerima santunan dengan nilai sekitar Rp3,36 miliar. Data tersebut menjadi bagian dari catatan pelaksanaan Santunan Nasional DHIBRA selama 21 periode.

Yang jadi sorotan, Pemerintah Kabupaten Jombang turut mengapresiasi konsistensi kegiatan tersebut. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jombang, Drs. Purwanto, M.K.P., menilai DHIBRA membantu masyarakat.

Menurut Purwanto, keberadaan DHIBRA turut membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan kaum dhuafa dan yatim piatu.

Pemerintah Jombang sangat terbantu sekali, utamanya untuk kesejahteraan kaum dhuafa dan yatim piatu,” katanya.