Bahasa Kita – Persija Jakarta gagal mempertahankan peluang juara setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung dalam laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026.
Kekalahan dalam duel Persija Jakarta vs Persib Bandung membuat Macan Kemayoran tertahan di angka 65 poin dan tidak lagi memiliki peluang mengejar posisi puncak klasemen.
Secara matematis, Persija hanya mampu mencapai maksimal 71 poin dari dua laga tersisa musim ini.
Sementara itu, Persib Bandung justru semakin nyaman di puncak klasemen setelah mengoleksi 75 poin.
Dalam situasi tersebut, kegagalan Persija memanfaatkan laga kandang netral di Samarinda menjadi titik penting yang menentukan persaingan gelar musim ini.
Persija Jakarta Tampil Menekan pada Awal Laga
Sejak menit awal pertandingan, Persija langsung bermain agresif dan mendominasi jalannya laga.
Tekanan tinggi dari skuad Mauricio Souza membuat lini belakang Persib beberapa kali berada dalam tekanan.
Gol pembuka akhirnya tercipta pada menit ke-20 melalui aksi individu Alaaeddine Ajaraie.
Pemain asing Persija itu sukses melewati Kakang Rudianto sebelum menaklukkan Teja Paku Alam.
Gol tersebut membuat Persija unggul 1-0 dan sempat mengendalikan ritme pertandingan.
Yang menarik, permainan cepat Persija pada awal laga membuat Persib kesulitan membangun serangan dari lini tengah.
Namun pada praktiknya, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga akhir babak pertama.
Pertahanan Persija Gagal Antisipasi Serangan Balik
Persib berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-28 melalui Adam Alis.
Gol itu lahir setelah pemain Persib memenangkan duel di area pertahanan Persija sebelum melepaskan tembakan akurat ke gawang Carlos Eduardo.
Di sisi lain, lini belakang Persija mulai terlihat kehilangan konsentrasi saat menghadapi tekanan balik dari Persib.
Situasi tersebut kembali dimanfaatkan Persib pada menit ke-38 melalui serangan balik cepat.
Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah keadaan menjadi 2-1 untuk Persib.
Meski Dony Tri Pamungkas sempat mengejar, penyelesaian akhir Adam Alis tetap gagal dihentikan.
Dalam konteks tersebut, kelemahan antisipasi serangan balik menjadi salah satu faktor yang membuat Persija kehilangan momentum pertandingan.

Persija Kehilangan Momentum pada Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persija mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Namun situasi berubah setelah asisten pelatih Persija menerima kartu merah pada menit ke-48 akibat protes berlebihan kepada wasit.
Kehilangan pendamping di area teknis membuat tekanan terhadap skuad Macan Kemayoran semakin besar.
Meski terus menyerang hingga menit akhir, Persija kesulitan menembus pertahanan disiplin Persib yang dikawal Federico Barba dan kolega.
Beberapa peluang dari pemain kreatif Persija gagal dikonversi menjadi gol penyeimbang.
Akibatnya, skor 2-1 untuk kemenangan Persib bertahan hingga laga selesai.
Kekalahan dalam pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung memastikan Persija tersingkir dari perebutan gelar Super League musim ini.
