BPOM memperbarui imbauan terkait penggunaan obat penurun berat badan. Masyarakat diminta berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat yang memerlukan resep serta tidak mudah terpengaruh promosi di media sosial.
Konsultasi dokter sebelum minum obat diet menjadi penekanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam upaya meningkatkan keamanan penggunaan produk penurun berat badan. Imbauan tersebut disampaikan setelah BPOM menyoroti maraknya promosi produk kesehatan melalui influencer di media sosial.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa masyarakat perlu memastikan status obat yang akan digunakan, termasuk apakah produk tersebut hanya dapat diperoleh melalui resep dokter.
BPOM Tekankan Penggunaan Obat Diet Sesuai Aturan
Menurut Taruna, konsultasi dengan dokter gizi, dokter penyakit dalam, maupun dokter spesialis diabetes menjadi langkah yang lebih aman sebelum menggunakan obat penurun berat badan.
Dengan cara tersebut, masyarakat dapat memperoleh penjelasan mengenai dosis, manfaat, serta risiko penggunaan obat sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Sementara itu, BPOM juga mengingatkan bahwa promosi produk kesehatan di media sosial tidak selalu mencerminkan informasi yang lengkap. Karena itu, masyarakat diminta tidak hanya mengandalkan ulasan influencer sebagai dasar memilih obat.
BPOM Siapkan Penindakan terhadap Distribusi yang Melanggar
Taruna menjelaskan pengawasan terhadap produk diet menjadi bagian dari pelaksanaan Peraturan BPOM Nomor 16 Tahun 2025 mengenai peran masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan.
Selain mengedukasi masyarakat, BPOM juga mengawasi jalur distribusi obat yang memerlukan resep dokter. Menurutnya, distributor yang menyalurkan obat secara tidak sesuai ketentuan akan dikenai tindakan sesuai aturan yang berlaku.
Di sisi lain, BPOM berharap masyarakat semakin teliti sebelum membeli produk kesehatan yang dipromosikan di media sosial. Pemeriksaan legalitas produk, aturan penggunaan, serta konsultasi dengan tenaga medis menjadi langkah yang disarankan sebelum mengonsumsi obat penurun berat badan.
Melalui pengawasan tersebut, BPOM menegaskan pentingnya penggunaan obat sesuai ketentuan dan tidak hanya berdasarkan promosi ataupun klaim manfaat yang beredar di internet.
