Bahasa Kita – Real Madrid dikabarkan tengah menghadapi situasi internal yang memanas menjelang laga El Clasico melawan Barcelona. Konflik di ruang ganti disebut melibatkan perselisihan antar pemain hingga memburuknya hubungan dengan pelatih interim Alvaro Arbeloa.
Situasi tersebut mencuat setelah gelandang Federico Valverde dilaporkan harus mendapatkan perawatan medis usai terlibat perkelahian dengan Aurelien Tchouameni.
Laporan media Spanyol MARCA menyebut kericuhan terjadi di pusat latihan Valdebebas selama dua hari berturut-turut.
Perselisihan awal disebut bermula dari adu argumen panas dalam sesi latihan pada Rabu 6 Mei 2026.
Namun pada praktiknya, ketegangan tidak mereda dan justru berkembang menjadi kontak fisik keras sehari setelahnya.
Federico Valverde dan Tchouameni Terlibat Keributan
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni disebut terlibat perkelahian serius di pusat latihan Real Madrid.
Akibat insiden tersebut, Valverde dilaporkan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Yang jadi sorotan, konflik itu terjadi di tengah performa Real Madrid yang sedang berada dalam tekanan akibat hasil buruk di lapangan.
Di sisi lain, manajemen Los Blancos dikabarkan langsung menggelar rapat darurat menyusul insiden tersebut.
Rapat internal dilakukan untuk membahas kemungkinan sanksi terhadap kedua pemain yang terlibat keributan.
Dalam konteks tersebut, konflik antar pemain dinilai memperburuk kondisi ruang ganti yang sebelumnya sudah tidak stabil.
Tak hanya itu, sejumlah laporan juga menyebut suasana latihan Real Madrid dalam beberapa pekan terakhir berlangsung dengan tensi tinggi.
Hubungan Pemain dan Alvaro Arbeloa Memburuk
Masalah internal Real Madrid tidak hanya terjadi antar pemain. Hubungan pelatih interim Alvaro Arbeloa dengan skuad juga dikabarkan memburuk.
Sebanyak enam pemain disebut menolak berbicara dengan mantan bek Real Madrid tersebut.
Meski identitas seluruh pemain tidak diungkap, beberapa nama seperti Dani Carvajal, Raul Asencio, dan Dani Ceballos disebut menjadi pihak yang paling vokal.

Menurut laporan yang beredar, Dani Ceballos bahkan menyatakan dirinya tidak akan bermain lagi di bawah arahan Arbeloa.
Pada sisi yang sama, Antonio Rudiger juga disebut terlibat keributan dengan Alvaro Carreras.
Rudiger bahkan menjadi sorotan setelah dilaporkan melakukan tindakan tidak terpuji terhadap salah satu staf pelatih.
Dalam perkembangan selanjutnya, situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai stabilitas internal tim menjelang pertandingan penting La Liga.
Real Madrid Hadapi Tekanan Besar Sebelum El Clasico
Di tengah konflik internal tersebut, Real Madrid dijadwalkan menghadapi Barcelona di Camp Nou pada Minggu 10 Mei 2026.
Laga El Clasico itu menjadi pertandingan penting bagi Los Blancos untuk menjaga peluang dalam persaingan gelar La Liga musim ini.
Namun pada kenyataannya, tekanan terhadap tim semakin besar setelah muncul berbagai laporan keributan di internal skuad.
Yang menarik, Kylian Mbappe juga ikut menjadi sorotan setelah muncul petisi yang mendesak penjualannya.
Petisi tersebut disebut telah ditandatangani oleh 28 juta orang.
Dalam sudut pandang ini, Real Madrid tidak hanya menghadapi tekanan hasil pertandingan, tetapi juga persoalan stabilitas internal tim.
Situasi ruang ganti yang memanas kini menjadi perhatian besar menjelang duel krusial menghadapi Barcelona di Camp Nou.
