Bahasa Kita – Brighton & Hove Albion akan menghadapi Manchester United dalam laga pamungkas Liga Inggris musim 2025-2026 di Stadion Amex, Minggu 24 Mei 2026. Pertandingan Brighton vs Manchester United dipastikan berlangsung ketat karena tuan rumah memburu tiket ke Liga Europa musim depan.
Brighton datang dengan kepercayaan diri tinggi menghadapi Setan Merah. Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Albion memiliki tingkat kemenangan terbaik melawan Manchester United dibanding klub lain dalam sejarah Liga Inggris.
Secara faktual, Brighton meraih enam kemenangan dari delapan pertemuan terakhir kontra Manchester United. Sementara dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Namun pada sisi lain, Manchester United dinilai mengalami perkembangan signifikan sejak ditangani Michael Carrick.
Brighton Incar Tiket Kompetisi Eropa
Laga Brighton vs Manchester United menjadi sangat penting bagi tuan rumah karena hasil pertandingan akan menentukan peluang mereka tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Ketatnya persaingan klasemen Liga Inggris membuat Brighton tidak memiliki banyak ruang untuk kehilangan poin. Yang jadi sorotan, terdapat tujuh klub yang hanya terpaut tiga poin di papan klasemen.
Artinya, kekalahan pada laga terakhir bisa menggagalkan langkah skuad Fabian Hürzeler menuju Liga Europa.
Di sisi lain, kemenangan Brighton juga berpotensi memengaruhi peluang Chelsea untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Manajer Brighton, Fabian Hürzeler, mengakui Manchester United saat ini tampil jauh berbeda dibanding awal musim. Menurutnya, kedatangan Michael Carrick membawa perubahan besar bagi permainan Setan Merah.
“Manchester United menjalani musim yang luar biasa, terutama sejak kedatangan Carrick. Mereka benar-benar terlihat seperti sebuah tim. Mereka memiliki kualitas individu yang mumpuni, jadi kami harus bermain di level terbaik kami untuk memenangkan pertandingan ini,” ujar Hürzeler dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan, Kamis 21 Mei 2026.
Meski begitu, ia menegaskan timnya akan tetap fokus pada strategi sendiri demi mengamankan hasil maksimal.
“Namun, kami berusaha fokus pada strategi kami. Kami berusaha fokus pada persiapan kami, dan jika demikian, kami memiliki peluang besar,” tambahnya.
Sementara itu, Manchester United juga tidak ingin menurunkan intensitas permainan pada laga terakhir musim ini. Michael Carrick memastikan timnya tetap memburu hasil terbaik meski memahami tekanan yang dihadapi Brighton.
Dalam praktiknya, Carrick menilai Manchester United memiliki tanggung jawab untuk tetap tampil kompetitif hingga akhir musim.
“Kami tentu menyadari situasi pertandingan ini dan apa yang dipertaruhkan. Saya rasa kami memang punya tanggung jawab dalam hal itu,” jelas Carrick pada sesi jumpa pers, Kamis 21 Mei.
Menurutnya, posisi Manchester United di klasemen tidak didapat secara mudah sehingga tim tetap harus menjaga performa hingga pertandingan terakhir.
“Kami berhasil menempatkan diri di posisi di mana kami berada di liga ini. Dan saya sudah katakan bahwa kami ingin mengakhiri musim dengan kuat demi diri kami sendiri,” lanjutnya.
Bruno Fernandes Berpeluang Cetak Rekor
Tak hanya soal perebutan tiket Eropa, laga Brighton vs Manchester United juga menjadi kesempatan penting bagi Bruno Fernandes.
Gelandang asal Portugal itu memiliki peluang menciptakan sejarah sebagai pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam satu musim Liga Inggris.
Yang menarik, pertandingan penutup musim ini diprediksi berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar.
Brighton memburu kemenangan demi menjaga peluang tampil di Liga Europa, sementara Manchester United ingin menutup musim dengan hasil positif di bawah arahan Michael Carrick.
