Kolombia kunci tiket babak 32 besarKolombia kunci tiket babak 32 besar setelah menang 1-0 atas DR Kongo di Grup K Piala Dunia 2026 dan memimpin klasemen sementara.

Kolombia kunci tiket babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas DR Kongo pada laga kedua Grup K di Estadio Guadalajara, Rabu. Hasil ini membuat Los Cafeteros mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan posisi mereka tetap aman di puncak klasemen sementara.

Kolombia melanjutkan tren positifnya di Piala Dunia 2026 dengan mengamankan kemenangan kedua secara beruntun di Grup K. Setelah mengalahkan Uzbekistan pada laga pembuka, tim asuhan Nestor Lorenzo kembali meraih tiga poin saat menghadapi DR Kongo.

Tambahan poin penuh tersebut membuat Kolombia mengumpulkan enam angka. Raihan itu sekaligus memastikan mereka melaju ke babak 32 besar sebelum fase grup berakhir.

Kolombia Ambil Kendali Sejak Awal Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Kolombia langsung tampil dominan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Amerika Selatan tersebut.

Namun, DR Kongo menunjukkan organisasi pertahanan yang disiplin. Les Leopards menutup ruang gerak pemain Kolombia dan membuat peluang bersih sulit tercipta.

Kendati demikian, Kolombia tetap konsisten menekan. Serangan dibangun melalui kombinasi lini tengah yang dikomandoi James Rodriguez bersama Luis Diaz di sektor depan.

Gol Tunggal Menjadi Pembeda

Dominasi Kolombia akhirnya berbuah hasil. Satu gol yang tercipta menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Secara statistik, Kolombia melepaskan 14 tembakan sepanjang laga. Meski begitu, efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor utama yang membawa mereka meraih tiga poin.

Sementara itu, DR Kongo kesulitan menciptakan ancaman berarti. Peluang terbaik mereka hadir menjelang turun minum melalui situasi bola mati, tetapi gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Daniel Muñoz
Daniel Muñoz Usai cetak gol ke gawang DR Kongo

Pertahanan DR Kongo Tetap Layak Mendapat Apresiasi

Meski kalah, DR Kongo memperlihatkan kualitas pertahanan yang solid. Barisan belakang mereka mampu meredam sebagian besar tekanan yang dibangun Kolombia.

Faktanya, dari banyaknya upaya yang dilepaskan lawan, hanya sebagian yang benar-benar mengarah ke gawang. Hal itu menunjukkan disiplin permainan yang diterapkan tim asuhan Sebastien Desabre.

Penampilan tersebut menjaga peluang DR Kongo untuk tetap bersaing memperebutkan tiket lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Klasemen Grup K Makin Ketat di Belakang Kolombia

Hasil pertandingan ini membuat Kolombia memimpin klasemen Grup K dengan enam poin. Portugal berada di posisi kedua dengan empat poin setelah menang besar atas Uzbekistan.

DR Kongo menempati peringkat ketiga dengan satu poin. Di sisi lain, Uzbekistan masih berada di dasar klasemen tanpa angka.

Selanjutnya, Kolombia akan menghadapi Portugal pada laga terakhir grup. Pertandingan tersebut berpotensi menentukan status juara Grup K meski kedua tim sudah berada dalam posisi yang menguntungkan.