Jejak Birokrasi nanik sudaryati deyangJejak Birokrasi kepala BGN. Simak empat jabatan strategis yang pernah diemban, termasuk Kepala BGN dan Komisaris Independen Pertamina.

Nanik S. Deyang resmi memimpin Badan Gizi Nasional (BGN) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto. Rekam jejaknya menunjukkan perjalanan dari dunia jurnalistik hingga menduduki empat jabatan strategis di pemerintahan dan BUMN.

Nanik S. Deyang menjadi salah satu tokoh yang kini menempati posisi penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Perjalanan kariernya berlangsung melalui berbagai penugasan strategis, mulai dari lembaga pemerintah hingga perusahaan milik negara.

Sebelum aktif di birokrasi, Nanik dikenal sebagai jurnalis senior sekaligus aktivis politik. Selanjutnya, ia memperoleh kepercayaan mengisi sejumlah jabatan yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, tata kelola gizi nasional, hingga pengawasan korporasi negara.

Menjabat Kepala Badan Gizi Nasional

Puncak karier birokrasi Nanik terjadi saat Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 2 Juni 2026 di Istana Negara. Ia menggantikan Dadan Hindayana untuk memimpin lembaga yang bertanggung jawab mengawal program prioritas nasional.

Sebagai Kepala BGN, Nanik bertugas mengawasi, mengevaluasi, serta mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, ia juga mengemban tanggung jawab memastikan tata kelola program berjalan transparan, efisien, dan tepat sasaran.

Dalam praktiknya, jabatan tersebut menjadi salah satu posisi strategis karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan kebijakan gizi nasional.

Masih Aktif sebagai Komisaris Independen Pertamina

Selain memimpin BGN, Nanik S. Deyang juga masih menjalankan tugas sebagai Komisaris Independen PT Pertamina (Persero). Ia mengemban jabatan tersebut berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Kementerian BUMN pada pertengahan 2025.

Peran ini menempatkannya pada posisi pengawasan di perusahaan energi milik negara. Sementara itu, tugasnya di BGN berfokus pada pengelolaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintah.

Pernah Menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik terlebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sejak September 2025. Posisi tersebut menjadi bagian dari struktur awal lembaga ketika pemerintah membentuk badan baru tersebut.

Pengalaman itu memberinya kesempatan memahami berbagai aspek pelaksanaan program gizi nasional, termasuk tantangan distribusi dan pengelolaan logistik di lapangan.

Mengawali Karier Birokrasi dari Badan Pengentasan Kemiskinan

Karier Nanik di lingkungan pemerintahan pusat dimulai saat ia dipercaya menjadi Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada Oktober 2024.

Ia menjalankan tugas tersebut hingga September 2025. Setelah itu, pemerintah mengalihkan penugasannya untuk memperkuat Badan Gizi Nasional yang saat itu mulai menjalankan fungsi strategis.

Secara keseluruhan, rekam jejak Nanik S. Deyang mencakup empat jabatan resmi, yakni Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), dan Kepala Badan Gizi Nasional. Rangkaian penugasan tersebut menunjukkan perannya dalam bidang pengentasan kemiskinan, pengawasan BUMN, serta pelaksanaan kebijakan gizi nasional.