Kesepakatan Meta dengan negara bagian AS menghentikan persidangan di Oakland dan berpotensi memengaruhi ratusan gugatan media sosial lainnya.
Kesepakatan Meta dengan sejumlah negara bagian Amerika Serikat membawa perkara keamanan anak ke babak baru.
Perjanjian itu mengakhiri persidangan yang diajukan California dan koalisi negara bagian lain di Pengadilan Oakland.
Dampaknya, CEO Meta Mark Zuckerberg tidak perlu memberikan kesaksian dalam perkara tersebut.
Pemeriksaan terhadap CEO Instagram Adam Mosseri yang dimulai pada Selasa (25/8) juga berhenti.
Kesepakatan Meta Bisa Berdampak ke Gugatan Lain
Yang patut dicatat, penyelesaian perkara ini tidak hanya berkaitan dengan Meta.
Kesepakatan tersebut dinilai dapat memengaruhi hasil ratusan gugatan hukum lain yang masih berlangsung.
Gugatan-gugatan itu menargetkan Meta, Snap, TikTok, dan Google atas dugaan desain platform yang membuat pengguna kecanduan.
Para penggugat mengaitkan penggunaan platform tersebut dengan kecemasan, depresi, gangguan makan, hingga sejumlah kasus kematian.
Meta Hadapi Kewajiban Selama 10 Tahun
Sementara itu, kesepakatan dengan negara bagian AS menetapkan kewajiban finansial dan perubahan fitur bagi Meta.
Perusahaan milik Mark Zuckerberg harus membayar US$17 miliar kepada negara-negara bagian dalam jangka waktu 10 tahun.
Selain pembayaran tersebut, Meta wajib menerapkan fitur keamanan bagi pengguna anak di Instagram dan Facebook.
Dalam praktiknya, anak hanya boleh menggunakan platform maksimal dua jam setiap hari.
Akses otomatis juga akan terblokir dari tengah malam sampai pukul 06.00. Orang tua tetap dapat memberi izin khusus.
Selain itu, Meta harus menghentikan notifikasi anak pada pukul 22.00 hingga 07.00 serta selama jam sekolah.
Meta juga wajib menyembunyikan jumlah like dan melarang filter beauty untuk pengguna anak.
Selanjutnya, pengguna anak dapat mematikan feed otomatis yang menggunakan algoritma untuk memperpanjang waktu penggunaan.
Di sisi lain, Meta harus memperketat verifikasi usia dan melaporkan penerapan aturan kepada auditor independen.
Menurut Meta, sebagian besar fitur tersebut akan tetap berlaku selama 10 tahun.
Karena itu, kesepakatan tersebut sekaligus mengurangi risiko Meta menghadapi putusan juri yang lebih merugikan.
Jika juri menyatakan Meta bertanggung jawab atas masalah kesehatan mental pengguna anak, perusahaan dapat menghadapi konsekuensi lebih besar.
