Deteksi Video AI Real-TimeDeteksi video AI real-time dari Nvidia mulai diintegrasikan ke Wowza. Teknologi berakurasi 94 persen ini siap mendukung verifikasi video pada layanan streaming di hampir 170 negara.

Deteksi video AI real-time memasuki tahap implementasi setelah Nvidia mulai mengintegrasikan Synthetic Video Detector ke platform Wowza. Langkah ini memperluas penggunaan teknologi verifikasi video hingga layanan streaming di hampir 170 negara.

Deteksi video AI real-time kini memasuki fase penerapan lebih luas. Setelah memperkenalkan Synthetic Video Detector di SIGGRAPH 2026, Nvidia mulai mendistribusikan teknologi tersebut kepada Wowza sebagai penyedia solusi server video langsung.

Langkah ini menandai perkembangan baru karena kemampuan mendeteksi video hasil kecerdasan buatan tidak lagi terbatas untuk ruang redaksi, tetapi juga menyasar ekosistem streaming global.

Menurut Nvidia, layanan tersebut terintegrasi dalam Nvidia Inference Microservice (NIM) sehingga dapat bekerja secara cepat ketika video diterima sistem.

Integrasi dengan Wowza Perluas Jangkauan Teknologi

CEO Wowza, Krish Kumar, menyatakan integrasi Synthetic Video Detector menjadi bagian penting dari kebutuhan industri yang semakin mengandalkan analisis video secara langsung.

Dalam praktiknya, sistem mampu memberikan penilaian terhadap setiap frame video sehingga proses verifikasi dapat dilakukan ketika data masih mengalir.

Selain itu, Video Intelligence Framework milik Wowza telah digunakan lebih dari 35.000 kali di hampir 170 negara sehingga adopsi teknologi Nvidia berpotensi menjangkau pengguna yang jauh lebih luas.

Kecepatan Jadi Kunci Verifikasi Siaran Langsung

Keunggulan lain dari layanan ini adalah waktu analisis yang sangat singkat. Pada GPU RTX, proses pemeriksaan video 1080p hanya memerlukan sekitar 22 milidetik.

Sementara itu, sistem berbasis GPU Nvidia L40 menyelesaikan analisis dalam waktu sekitar 30 milidetik. Kecepatan tersebut mendukung kebutuhan penyiaran langsung yang menuntut keputusan secara instan.

Media Dapat Memverifikasi Konten Lebih Cepat

Nvidia mengembangkan teknologi ini untuk membantu organisasi media mengurangi risiko penyebaran video palsu yang dihasilkan AI.

Dengan akurasi yang diklaim mencapai 94 persen, Synthetic Video Detector diharapkan mempercepat proses verifikasi materi video sebelum ditayangkan kepada publik melalui televisi maupun platform streaming digital.