India-China memasuki fase pemulihan hubungan dengan perluasan kerja sama ekonomi, meski sengketa perbatasan dan rivalitas kawasan belum selesai.
India-China mulai memperluas kembali kerja sama setelah pertemuan Narendra Modi dan Xi Jinping di New Delhi. Hubungan ekonomi menjadi salah satu perhatian utama.
Dalam pertemuan Sabtu (12/9), Xi menilai hubungan kedua negara bergerak menuju pemulihan. Ia menyebut pertukaran kelembagaan berangsur kembali.
Faktanya, menurut Xinhua, volume perdagangan bilateral kedua negara telah mencapai rekor tertinggi baru. Area kerja sama juga terus bertambah.
Kerja Sama Ekonomi India-China Diperluas
Kementerian Luar Negeri India menyatakan kedua pemimpin membahas hubungan ekonomi dan perdagangan. Mereka menyoroti sejumlah hambatan yang masih mengganggu hubungan dagang.
Isu tersebut meliputi ketidakseimbangan perdagangan struktural dan kendala rantai pasok. Akses pasar yang bermakna serta dapat diprediksi juga menjadi perhatian.
Tak hanya itu, India dan China sepakat memperkuat hubungan kebudayaan, bisnis, dan transportasi. Langkah ini berlangsung bersamaan dengan pemulihan kontak antarkedua negara.
Perbatasan Himalaya Masih Menjadi Tantangan
Meski begitu, perbaikan hubungan belum menghapus sengketa wilayah. Kedua negara masih menempatkan ribuan personel militer di perbatasan dataran tinggi.
Garis perbatasan yang dipersengketakan membentang sekitar 3.500 kilometer. Persoalan tersebut tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi hubungan bilateral.
Sementara itu, pakar hubungan China-India Pradeep Taneja menilai kedua pihak membutuhkan kemajuan nyata. Ia menyoroti perlunya mengurangi penumpukan pasukan di perbatasan.
Di lapangan, hubungan kedua negara memang menunjukkan sejumlah perubahan. Penerbangan langsung kembali dibuka, layanan visa pulih, dan kontak tingkat tinggi berlanjut.
Kendati demikian, defisit perdagangan India dan rivalitas strategis kawasan masih menjadi persoalan. Sengketa teritorial di wilayah Tibet juga belum memperoleh penyelesaian.
Yang jadi sorotan, kunjungan Xi tetap mendapat penolakan dari warga Tibet di pengasingan. Puluhan orang menggelar demonstrasi di New Delhi sehari sebelum pertemuan.
Dengan perkembangan tersebut, pemulihan India-China berjalan bersamaan dengan sejumlah persoalan lama. Kedua negara kini menghadapi agenda kerja sama sekaligus sengketa yang belum tuntas.
