Italia gagal kualifikasi - bahasa kita

Kekalahan Italia dari Bosnia dan Kronologi Gagal ke Piala Dunia

Bahasa Kita – Italia gagal kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off melalui adu penalti. Hasil ini memperpanjang rangkaian kegagalan yang telah berlangsung sejak 2018, dengan pola yang terus berulang di setiap edisi.

Kekalahan terbaru ini tidak berdiri sendiri. Jika ditarik ke belakang, kegagalan Italia membentuk kronologi yang memperlihatkan bagaimana tim tersebut terus tersandung di tahapan berbeda dalam proses kualifikasi.

Awal Kegagalan pada Kualifikasi 2018

Pada edisi 2018, Italia mengalami kegagalan paling mendasar. Mereka tidak mampu melangkah jauh dalam fase kualifikasi dan bahkan gagal mencapai putaran play-off.

Hal ini menjadi catatan penting karena untuk pertama kalinya sejak 1958, Italia tidak tampil di Piala Dunia. Dalam konteks teknis, performa tim saat itu dinilai tidak stabil sepanjang fase kualifikasi.

Pergantian kepemimpinan setelah era juara 2006 juga disebut memengaruhi konsistensi permainan. Namun, hasil akhirnya tetap sama, yakni gagal mengamankan tiket ke turnamen utama.

Fase Kualifikasi 2022 yang Terhenti di Play-Off

Memasuki siklus 2022, Italia menunjukkan perbaikan performa, terutama setelah menjuarai Euro 2021. Namun, hasil di kualifikasi tidak sepenuhnya mencerminkan dominasi tersebut.

Italia gagal menjadi juara grup setelah kehilangan poin dalam beberapa laga penting. Mereka tercatat bermain imbang dalam empat dari lima pertandingan terakhir fase grup.

Dua hasil imbang melawan Swiss menjadi penentu posisi akhir klasemen. Akibatnya, Italia harus kembali melalui jalur play-off untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia.

Laga Penentuan Melawan Makedonia Utara

Pada pertandingan play-off, Italia menghadapi Makedonia Utara dengan status unggulan. Secara statistik, mereka mencatatkan 32 percobaan tembakan sepanjang laga.

Namun, efektivitas menjadi masalah utama. Italia tidak mampu mencetak gol, sementara lawan hanya membutuhkan satu peluang untuk mencetak gol kemenangan di menit ke-92.

Kekalahan 0-1 tersebut menandai kegagalan kedua secara beruntun dalam proses kualifikasi.

Kualifikasi 2026 dan Kekalahan dari Bosnia

Pada siklus terbaru, Italia kembali menghadapi situasi serupa. Mereka harus menjalani babak play-off setelah tidak mengunci posisi aman di fase sebelumnya.

Dalam pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina, Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15.

Namun, situasi berubah setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-42. Bermain dengan 10 pemain membuat Italia kesulitan mempertahankan keunggulan.

Adu Penalti Menentukan Hasil Akhir

Bosnia berhasil menyamakan skor pada menit ke-79 melalui Haris Tabakovic. Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan waktu berakhir.

Pertandingan kemudian ditentukan melalui adu penalti. Dalam fase ini, Italia hanya mampu mencetak satu gol melalui Sandro Tonali.

Eksekusi pemain lain tidak membuahkan hasil, termasuk tendangan yang melenceng dan membentur mistar. Bosnia akhirnya menang dengan skor 4-1.

Rangkaian hasil ini menutup siklus kualifikasi 2026 dengan kegagalan ketiga berturut-turut bagi Italia dalam upaya mencapai Piala Dunia.