Khamzat Chimaev vs Sean StricklandKhamzat Chimaev vs Sean Strickland saat first face off UFC 328

Bahasa Kita – Khamzat Chimaev kembali menjadi pusat perhatian menjelang UFC 328 setelah terlibat kericuhan dengan Sean Strickland saat sesi face off resmi di Newark, Amerika Serikat. Ketegangan keduanya pecah di atas panggung ketika juara kelas menengah UFC itu melepaskan tendangan ke arah lawannya di depan publik.

Insiden tersebut langsung memancing reaksi keras dari Sean Strickland. Mantan juara kelas menengah UFC itu menyebut Khamzat Chimaev sebagai pengecut sesaat setelah keduanya dipisahkan petugas keamanan.

Persis seperti yang saya harapkan dari seorang pengecut,” tulis Strickland melalui akun X miliknya beberapa saat setelah acara selesai.

Kericuhan itu terjadi dalam rangkaian promosi UFC 328 yang berlangsung di RWJBarnabas Health Hockey House, kawasan Prudential Center. Antusiasme penggemar membludak hingga sebagian penonton dikabarkan tidak bisa masuk arena karena kapasitas lokasi penuh.

Face Off Khamzat Chimaev dan Sean Strickland Berubah Ricuh

Situasi panas sebenarnya sudah terasa sejak awal acara dimulai. Khamzat Chimaev dan Sean Strickland terus melontarkan sindiran saat duduk di atas panggung bersama Presiden UFC Dana White.

Yang menarik, UFC hanya menampilkan dua laga perebutan gelar dalam sesi tersebut. Namun perhatian publik sepenuhnya tertuju pada duel Chimaev melawan Strickland karena tensi personal di antara keduanya sudah berlangsung berbulan-bulan.

Saat sesi staredown dimulai, Dana White sempat meminta kedua petarung menjaga situasi tetap kondusif. Namun kenyataannya berbeda. Belum lama berdiri saling berhadapan, keduanya kembali terlibat adu mulut.

Dalam hitungan detik, Khamzat Chimaev melepaskan tendangan ke arah kaki Sean Strickland. Aksi itu membuat petugas keamanan langsung bergerak cepat memisahkan kedua petarung sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Di waktu yang sama, penonton di arena terdengar bersorak keras melihat keributan tersebut. Suasana semakin gaduh karena kedua petarung masih terus berteriak satu sama lain meski sudah dijauhkan oleh keamanan UFC.

Reaksi Sean Strickland Jadi Sorotan Setelah Insiden

Tak berhenti di situ, Sean Strickland langsung memberikan respons pedas melalui media sosial. Ia menilai tindakan Khamzat Chimaev dalam face off itu menunjukkan sikap pengecut.

Dalam konteks tersebut, banyak penggemar UFC menganggap insiden itu sebagai bukti rivalitas mereka bukan sekadar bagian dari promosi pertandingan.

Strickland memang dikenal sebagai petarung yang sering melontarkan komentar kontroversial. Namun pada praktiknya, rivalitas dengan Chimaev berkembang jauh lebih panas dibanding perseteruan lain di kelas menengah UFC.

Selama beberapa bulan terakhir, keduanya terus saling menyerang melalui wawancara, konferensi pers, hingga media sosial. Bahkan sejumlah pernyataan mereka sempat memicu kekhawatiran akan terjadi bentrokan sebelum hari pertandingan.

Sementara itu, Khamzat Chimaev sebelumnya sempat mengatakan dirinya tidak ingin melakukan keributan di luar Octagon. Ia mengklaim semua emosi akan ditunjukkan saat pertarungan resmi berlangsung.

Kami akan menunjukkan emosi di dalam kandang,” ujar Chimaev dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube Adam Zubayraev.

Namun pada kenyataannya, suasana panas sudah lebih dulu pecah bahkan sebelum UFC 328 dimulai.

UFC 328 Jadi Salah Satu Duel Paling Panas Tahun Ini

Pertarungan antara Khamzat Chimaev dan Sean Strickland akan berlangsung di Prudential Center, Newark, pada Sabtu malam waktu setempat. Duel tersebut menjadi laga utama UFC 328 sekaligus pertahanan sabuk pertama Chimaev sejak merebut gelar dari Dricus du Plessis tahun lalu.

Khamzat Chimaev datang dengan status belum terkalahkan sepanjang karier profesional MMA. Rekornya membuat banyak pihak menjagokannya mampu mempertahankan sabuk juara kelas menengah UFC.

Di sisi lain, Sean Strickland berusaha kembali merebut gelar yang pernah dimilikinya pada 2023. Petarung asal Amerika Serikat itu sebelumnya kehilangan sabuk setelah kalah dari Dricus du Plessis.

Yang kerap luput diperhatikan, duel ini bukan hanya soal perebutan gelar UFC. Perseteruan personal di luar arena justru menjadi alasan utama pertarungan tersebut mendapat sorotan besar dari penggemar MMA dunia.

Presiden UFC Dana White bahkan menyebut rivalitas Khamzat Chimaev dan Sean Strickland sebagai salah satu perseteruan paling penuh kebencian dalam sejarah organisasi tersebut.

Menurut Dana White, tensi pertarungan UFC 328 hanya kalah panas dibanding rivalitas Conor McGregor melawan Khabib Nurmagomedov pada 2018.