Prasetyo HadiMenteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

Bahasa Kita – Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) memunculkan pertanyaan mengenai keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal itu, pemerintah menegaskan bahwa perubahan struktur kepemimpinan tidak akan memengaruhi jalannya program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi setelah Presiden melakukan perombakan jajaran pimpinan BGN.

Menurut pemerintah, seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama masa transisi berlangsung.

Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah tetap berpegang pada komitmen untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis.

Program tersebut merupakan salah satu agenda utama pemerintahan yang telah berjalan di berbagai daerah dan melibatkan banyak satuan pelaksana.

Karena itu, pergantian pejabat tidak akan mengubah arah maupun target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita dalam menjalankan program makan bergizi gratis yang dijalankan oleh BGN,” kata Prasetyo.

Yang menjadi sorotan, pemerintah memberikan penegasan tersebut di tengah proses restrukturisasi pimpinan lembaga.

Transisi Kepemimpinan Tidak Boleh Ganggu Pelayanan

Selain menjamin keberlanjutan program, pemerintah juga meminta seluruh unit kerja di BGN tetap menjalankan tugas masing-masing.

Prasetyo menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat hanya karena terjadi perubahan jabatan di tingkat pimpinan.

Dalam praktiknya, BGN memiliki peran penting dalam mengelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjangkau banyak penerima manfaat.

Oleh sebab itu, seluruh unsur organisasi diminta menjaga stabilitas operasional selama masa transisi berlangsung.

Pemerintah mengakui proses evaluasi terus berjalan di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Namun, evaluasi tersebut tidak berarti menghentikan aktivitas program yang sudah berjalan.

Menurut Prasetyo, pemerintah akan memastikan seluruh program tetap berlangsung sebagaimana mestinya.

Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan seluruh program BGN terus berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Dengan demikian, evaluasi dan pelaksanaan program berjalan secara bersamaan untuk menjaga kualitas layanan.

Siapa Saja Pimpinan Baru BGN?

Pergantian kepemimpinan BGN dilakukan setelah Presiden mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.

Dua wakil kepala yang sebelumnya mendampingi Dadan, yakni Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga tidak lagi menjabat.

Selanjutnya, Nanik S Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN dipercaya menjadi Kepala BGN yang baru.

Sementara itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN.

Dalam konteks tersebut, pemerintah berharap susunan kepemimpinan baru dapat melanjutkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tanpa mengganggu pelayanan yang sudah berjalan di berbagai daerah.