Hasil Turki vs Paraguay pada lanjutan Grup D Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan tipis Paraguay. Gol cepat Galarza pada menit kedua menjadi penentu laga, sementara Turki gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Paraguay bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Hasil Turki vs Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan. Paraguay berhasil mengamankan kemenangan 1-0 meski harus bermain dengan 10 pemain selama hampir satu babak.
Pertandingan yang berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium, Sabtu (20/6), berjalan ketat sejak menit awal. Paraguay langsung mencuri keunggulan melalui gol cepat yang membuat Turki berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjaga peluang Paraguay untuk melangkah ke fase berikutnya. Sebaliknya, kekalahan membuat langkah Turki di turnamen harus berakhir lebih cepat.
Paraguay Langsung Unggul pada Menit Kedua
Paraguay membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan dua menit. Peluang pertama mereka langsung berbuah gol melalui Galarza.
Gol berawal dari bola pantulan hasil upaya Enciso. Galarza yang berdiri di depan kotak penalti langsung menyambar bola dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan kiper Turki.
Setelah tertinggal, Turki berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, lini pertahanan Paraguay tampil disiplin dan mampu menutup ruang yang dibutuhkan para pemain lawan.
Arda Guler sempat mencoba membalas pada menit ke-14. Akan tetapi, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang.
Turki Mendominasi, Paraguay Bertahan Solid
Sepanjang babak pertama, Turki lebih sering menguasai permainan. Meski begitu, mereka kesulitan menciptakan peluang bersih di area berbahaya.
Sementara itu, Paraguay memilih bermain lebih pragmatis. Mereka menunggu kesempatan melalui serangan balik dan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat.
Peluang terbaik Turki pada babak pertama hadir pada menit ke-36. Muldur berhasil menyambut tendangan bebas dengan sundulan keras.
Namun, bola hanya membentur mistar gawang. Kesempatan tersebut menjadi peluang paling dekat Turki untuk menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Di sisi lain, pertandingan juga berlangsung keras. Paraguay tercatat melakukan banyak pelanggaran dan beberapa kali terjadi adu argumen antarpemain.
Kartu Merah Almiron Jadi Sorotan
Yang jadi sorotan terjadi menjelang berakhirnya babak pertama. Gelandang Paraguay, Almiron, menerima kartu merah setelah wasit meninjau insiden melalui VAR.
Keputusan tersebut berkaitan dengan aturan baru FIFA yang diterapkan pada Piala Dunia 2026. Almiron dinilai berbicara kepada pemain Turki, Muldur, dengan mulut tertutup.
Aturan itu diterapkan untuk mencegah dugaan ucapan bernada rasis yang sulit terdeteksi ketika pemain berbicara sambil menutupi mulutnya.
Akibat kartu merah tersebut, Paraguay harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.
Turki Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain
Memasuki babak kedua, Turki langsung mengambil inisiatif serangan. Demiral sempat melepaskan tembakan jarak jauh yang mengarah ke gawang, tetapi kiper Gill mampu melakukan penyelamatan.
Paraguay sebenarnya juga memiliki peluang menambah keunggulan. Enciso memperoleh kesempatan dari sudut sempit, namun penyelesaiannya belum tepat sasaran.
Selanjutnya, Turki terus menggempur pertahanan lawan. Sundulan Gul pada menit ke-61 masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Gill.
Tekanan terus berlanjut hingga menit-menit akhir. Paraguay bahkan beberapa kali menempatkan tujuh pemain sekaligus di dalam kotak penalti untuk menjaga keunggulan.
Peluang emas datang pada menit ke-89 ketika Uzun menyambar umpan di depan gawang. Namun, Gill kembali tampil gemilang dengan menepis bola tersebut.
Bola muntah kemudian disambar Gul, tetapi tembakannya melebar. Demiral dan Calhanoglu juga memperoleh peluang pada masa injury time, namun tidak mampu mengubah skor.
Hingga peluit panjang berbunyi, Paraguay tetap mempertahankan keunggulan 1-0. Turki mencatatkan total 31 tembakan dengan enam mengarah ke gawang, tetapi gagal mencetak gol yang dibutuhkan untuk menjaga asa bertahan di Piala Dunia 2026.
