psg juaraPSG Juara Liga Champions Setelah Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti

Bahasa Kita – PSG juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Hungaria, Sabtu (30/5) waktu setempat. Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit sebelum akhirnya ditentukan dari titik putih.

PSG dan Arsenal bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu. Gol Kai Havertz untuk Arsenal dibalas Ousmane Dembele pada babak kedua.

Keberhasilan PSG juara menjadi puncak dari laga yang penuh drama. Adu penalti menjadi penentu setelah kedua tim gagal mencetak gol tambahan pada extra time.

PSG Juara Setelah Menang Adu Penalti 4-3

Babak adu penalti dimulai dengan baik untuk kedua tim. Goncalo Ramos sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor pertama PSG. Arsenal membalas melalui Viktor Gyokeres.

Pada tendangan kedua, Desire Doue membawa PSG unggul setelah Eberechi Eze gagal mencetak gol. Tendangan pemain Arsenal itu melebar dari sasaran.

Namun Arsenal mampu bangkit pada giliran ketiga. David Raya menggagalkan penalti Nuno Mendes, sementara Declan Rice sukses mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Skor kembali seimbang menjadi 2-2.

Situasi tetap ketat ketika Achraf Hakimi dan Gabriel Martinelli sama-sama mencetak gol pada kesempatan keempat. Kedudukan berubah menjadi 3-3.

Penentuan terjadi pada tendangan kelima. Lucas Beraldo mencetak gol untuk PSG melalui tendangan ke pojok kanan gawang.

Di sisi lain, Gabriel Magalhaes gagal mengatasi tekanan. Tendangannya melambung di atas mistar gawang.

PSG juara Liga Champions setelah unggul 4-3 dalam adu penalti.

Arsenal Unggul Lebih Dulu Lewat Kai Havertz

Pertandingan berlangsung menarik sejak menit awal. Arsenal membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit.

Kai Havertz memanfaatkan bola liar di area pertahanan PSG. Ia bergerak cepat ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan dari sudut sempit.

Kiper PSG, Matvei Safonov, tidak mampu mengantisipasi arah bola. Tembakan Havertz melayang melewati kepalanya dan masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Arsenal unggul 1-0.

Yang jadi sorotan, keunggulan cepat itu membuat Arsenal tampil lebih percaya diri sepanjang babak pertama.

Dembele Selamatkan PSG di Babak Kedua

PSG meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal. Upaya mereka membuahkan hasil pada babak kedua.

Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih untuk PSG.

Ousmane Dembele maju sebagai eksekutor. Ia melepaskan tendangan ke sisi kiri gawang.

David Raya bergerak ke arah berlawanan sehingga gagal menghentikan bola.

Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Extra Time Berlangsung Sengit Tanpa Gol Tambahan

Pada babak tambahan waktu, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain. Arsenal memasukkan Martin Zubimendi dan Eberechi Eze.

PSG merespons dengan memainkan Warren Zaire-Emery.

Momen penting terjadi pada menit ke-102 ketika Noni Madueke terjatuh saat berduel dengan Nuno Mendes di kotak penalti.

Pemain Arsenal dan pelatih Mikel Arteta mengajukan protes kepada wasit Daniel Siebert. Namun wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran.

Pada babak kedua extra time, Arsenal tampil lebih agresif. Pemain-pemain baru memberi tambahan energi dalam serangan.

Meski begitu, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pertandingan akhirnya berlanjut ke adu penalti.

PSG kemudian memastikan gelar Liga Champions setelah memenangkan duel saraf tersebut dengan skor 4-3.