SPMB SMP Banyumas 2026SPMB SMP Banyumas 2026 berlangsung hingga 24 Juni. Orang tua diminta pantau peringkat, jadwal, jalur prestasi, dan mutasi.

SPMB SMP Banyumas 2026 masih berlangsung hingga 24 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Panitia meminta orang tua calon peserta didik aktif memantau peringkat karena posisi seleksi bisa berubah sampai hari terakhir.

Panitia SPMB SMP Banyumas 2026 meminta orang tua calon peserta didik tidak hanya menunggu hasil akhir. Mereka perlu memantau perkembangan pemeringkatan selama masa pendaftaran masih berjalan.

Ketua Panitia SPMB SD-SMP Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, mengatakan posisi peserta dapat berubah sampai pendaftaran ditutup. Karena itu, orang tua masih punya waktu mengambil keputusan jika peluang anaknya mengecil.

Orang tua perlu memantau karena posisi pemeringkatan bisa berubah sampai penutupan pendaftaran. Jika peluang diterima semakin kecil, masih ada kesempatan untuk mengalihkan pilihan ke sekolah lain yang kuotanya masih memungkinkan,” kata Wahyu di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin.

Jadwal SPMB SMP Banyumas 2026

SPMB jenjang SMP di Kabupaten Banyumas sudah memasuki tahap pendaftaran. Panitia membuka pendaftaran mulai 22 Juni 2026 pukul 08.00 WIB.

Masa pendaftaran akan berakhir pada 24 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Setelah itu, panitia menjadwalkan pengumuman hasil seleksi pada 26 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.

Menurut Wahyu, pelaksanaan hari pertama secara umum berjalan lancar. Namun, panitia masih menemukan sejumlah kendala pada akun pendaftaran calon peserta didik.

Meski begitu, sebagian besar kendala tersebut sudah berada di luar kewenangan panitia SPMB atau Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Sebab, masalah muncul setelah tahapan pembuatan akun berakhir.

Pantauan kami masih aman. Memang masih ada sejumlah akun yang bermasalah, tetapi itu bukan lagi menjadi kewenangan dinas untuk memfasilitasi karena sudah melewati tahapan pembuatan akun,” katanya.

Wahyu Adhi Fibrianto
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas sekaligus Ketua Panitia SPMB, Wahyu Adhi Fibrianto

Peringkat Bisa Berubah Sampai Penutupan

Wahyu menjelaskan pemeringkatan peserta mengikuti ketentuan pada masing-masing jalur pendaftaran. Setiap jalur memiliki kriteria seleksi yang berbeda.

Namun, posisi calon peserta didik bisa berubah kapan saja. Peserta yang sebelumnya berada di posisi aman dapat tergeser jika muncul pendaftar lain dengan nilai atau kriteria lebih tinggi.

Kalau ada peserta lain dengan nilai lebih tinggi, otomatis peserta yang sebelumnya berada pada posisi tertentu bisa tergeser. Oleh karena itu, hasil sementara perlu terus dipantau sampai masa pendaftaran berakhir,” katanya.

Karena itu, orang tua perlu membaca peluang secara cermat. Jika sekolah pilihan pertama sudah terlalu ketat, mereka bisa mencari sekolah lain yang masih membuka peluang lebih besar.

Panitia juga memberi ruang bagi peserta untuk mencabut berkas secara daring. Setelah itu, calon peserta didik dapat mendaftar lagi ke sekolah lain selama jadwal masih terbuka.

Pencabutan berkas bisa dilakukan secara online, kemudian mendaftar lagi ke sekolah yang masih memungkinkan sesuai posisi dan nilai yang dimiliki,” ujar Wahyu.

Jalur Prestasi dan Mutasi Jadi Perhatian

Persaingan pada jalur prestasi tahun ini terpantau cukup ketat. Berdasarkan data sementara, sejumlah sekolah mencatat nilai pendaftar yang relatif tinggi.

Wahyu menyebut beberapa sekolah bahkan memiliki nilai terendah pendaftar yang sudah menyentuh angka 400. Kondisi itu membuat pemantauan peringkat menjadi semakin penting.

Jalur prestasi memang cukup banyak peminatnya. Ada beberapa sekolah yang nilai terendah pendaftarnya sudah mencapai angka 400,” kata Wahyu.

Selain itu, beberapa sekolah juga mencatat jumlah pendaftar yang melampaui kuota pada jalur tertentu. Salah satunya terjadi pada jalur mutasi.

Jika pendaftar jalur mutasi melebihi daya tampung, panitia akan memakai usia sebagai dasar seleksi. Peserta dengan usia lebih tua mendapat prioritas.

Kalau pendaftar melebihi kuota pada jalur mutasi, penentuannya berdasarkan usia. Peserta dengan usia yang lebih tua akan diprioritaskan,” katanya.

Dengan sisa waktu pendaftaran yang terbatas, calon peserta didik dan orang tua perlu mengecek posisi secara berkala. Langkah itu membantu mereka menentukan pilihan sebelum sistem pendaftaran SPMB SMP Banyumas 2026 ditutup.