BTS Tolak Grammy 2026 menjadi perhatian setelah CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. mengaku sedih atas keputusan grup asal Korea Selatan tersebut. Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati pilihan BTS dan menjelaskan tujuan kategori baru Best Asian Pop Music Performance.
BTS Tolak Grammy 2026 memicu perhatian di industri musik internasional. CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr., menyampaikan tanggapannya setelah grup beranggotakan RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook memutuskan tidak mengajukan karya mereka dalam proses pertimbangan Grammy Awards tahun ini.
Harvey Mason Jr. mengaku sedih dengan keputusan tersebut. Namun, ia menegaskan tetap menghormati pilihan BTS sebagai sesama pelaku industri musik.
Menurutnya, keputusan setiap musisi untuk mengikuti atau tidak mengikuti proses Grammy merupakan hak yang harus dihargai.
Harvey Mason Jr. Jelaskan Tujuan Kategori Pop Asia
Selain merespons keputusan BTS, Harvey Mason Jr. juga memberikan penjelasan mengenai kategori baru Best Asian Pop Music Performance yang diperkenalkan Recording Academy.
Ia mengatakan kategori tersebut dibuat untuk merayakan perkembangan, keragaman, dan kekayaan musik pop Asia. Karena itu, tujuan utamanya bukan membatasi artis berdasarkan wilayah maupun bahasa.
Menurut Harvey Mason Jr., penambahan kategori justru membuka peluang lebih besar bagi musisi Asia memperoleh pengakuan dari sekitar 15.000 pemilih Grammy.
“Semangat di balik kategori baru ini adalah untuk memberikan sorotan khusus kepada para artis penting tersebut,” ujarnya.
BTS Pilih Musik Dinilai Tanpa Batas Wilayah
Sebelumnya, BTS mengumumkan keputusan tersebut melalui unggahan di Instagram. Grup itu berharap karya musik dapat didengar dan diapresiasi tanpa dibedakan berdasarkan bahasa maupun kawasan asal.
Keputusan tersebut muncul sekitar satu bulan setelah Recording Academy meluncurkan kategori Pop Asia yang mencakup K-pop, J-pop, hingga C-pop dengan syarat penggunaan satu atau lebih bahasa Asia.
Kehadiran kategori baru itu memunculkan beragam tanggapan. Sejumlah penggemar menilai kategori khusus berpotensi membatasi kesempatan artis Asia bersaing di penghargaan utama Grammy.
Meski begitu, Harvey Mason Jr. menegaskan kategori genre tidak menghilangkan peluang artis untuk masuk dalam kategori umum seperti Record of the Year, Album of the Year, maupun Song of the Year selama memenuhi seluruh persyaratan.
Ia menambahkan Recording Academy akan terus memperluas sistem penghargaan dan keanggotaan agar dapat mengakomodasi lebih banyak musisi dari berbagai negara.
