Gadget saat mati listrik menjadi kebutuhan penting ketika pemadaman bergilir terjadi di sejumlah kota besar. Dengan perangkat yang tepat, aktivitas harian tetap berjalan meski pasokan listrik terhenti selama beberapa jam.
Gadget saat mati listrik kini semakin dibutuhkan di tengah pemadaman bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut membuat banyak aktivitas terganggu, mulai dari komunikasi, pekerjaan, hingga akses internet.
Beberapa kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Malang, dan Surabaya dilaporkan mengalami pemadaman listrik dengan durasi hingga tiga jam. PLN menjelaskan kondisi itu berkaitan dengan kendala teknis pada sejumlah pembangkit listrik.
Dalam situasi seperti ini, perangkat elektronik dengan baterai internal dapat menjadi solusi praktis. Selain membantu menjaga produktivitas, perangkat tersebut juga membuat aktivitas sehari-hari tetap berjalan tanpa harus bergantung pada sumber listrik utama.
1. Power Bank untuk Menjaga Ponsel Tetap Aktif
Power bank menjadi perangkat pertama yang wajib tersedia ketika listrik padam. Gadget ini berfungsi sebagai sumber daya cadangan untuk mengisi ulang baterai ponsel kapan saja.
Tak hanya itu, beberapa model juga mampu mengisi daya perangkat lain seperti jam pintar, tablet, hingga laptop.
Yang perlu diperhatikan adalah kapasitas baterai dan kemampuan pengisian daya. Power bank berkapasitas minimal 20.000 mAh menjadi pilihan yang cukup ideal untuk kebutuhan selama pemadaman berlangsung.
Selain itu, dukungan teknologi fast charging akan membantu proses pengisian berjalan lebih cepat dan efisien.
2. Lampu Darurat Lebih Praktis Dibanding Lilin
Ketika pemadaman terjadi pada malam hari, pencahayaan menjadi kebutuhan utama. Karena itu, lampu darurat dengan baterai isi ulang menjadi perangkat yang sangat berguna.
Dibandingkan lilin, lampu darurat menawarkan tingkat keamanan yang lebih baik. Pengguna juga tidak perlu khawatir terhadap risiko kebakaran akibat api terbuka.
Dalam praktiknya, lampu darurat dengan daya tahan enam hingga delapan jam dapat memberikan penerangan yang cukup selama masa pemadaman.
Fitur pengaturan tingkat kecerahan juga menjadi nilai tambah karena dapat menyesuaikan kebutuhan pengguna.
3. Modem Portabel untuk Menjaga Koneksi Internet
Saat listrik padam, router WiFi rumah biasanya ikut berhenti beroperasi. Akibatnya, akses internet menjadi terganggu meski jaringan seluler masih tersedia.
Untuk mengatasi masalah tersebut, modem portabel atau MiFi bisa menjadi solusi. Perangkat ini memiliki baterai internal sehingga tetap dapat digunakan tanpa listrik.
Selain menghemat baterai ponsel, MiFi memungkinkan beberapa perangkat terhubung ke internet secara bersamaan.
Saat ini tersedia pilihan jaringan 4G maupun 5G yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan cakupan sinyal di masing-masing daerah.
4. Powerstation dan UPS Mini untuk Daya Cadangan
Bagi pengguna yang membutuhkan daya lebih besar, powerstation portabel dapat menjadi pilihan. Perangkat ini memiliki kapasitas baterai yang jauh lebih besar dibanding power bank biasa.
Powerstation mampu mengisi daya beberapa perangkat sekaligus, termasuk laptop dan peralatan elektronik lainnya.
Sementara itu, UPS mini cocok digunakan untuk perangkat berdaya rendah seperti router internet dan kamera pengawas.
Yang menarik, UPS mini dapat langsung mengambil alih pasokan daya ketika listrik padam sehingga perangkat tetap beroperasi tanpa gangguan.
5. Kipas Angin Portabel untuk Mengurangi Rasa Gerah
Pemadaman listrik pada siang hari sering kali membuat suhu ruangan terasa lebih panas. Kondisi ini terutama dirasakan di kota-kota dengan cuaca panas.
Karena itu, kipas angin portabel menjadi salah satu perangkat yang cukup membantu. Ukurannya yang ringkas membuatnya mudah dibawa dan digunakan di berbagai tempat.
Sebagian besar produk telah menggunakan baterai isi ulang sehingga dapat beroperasi selama beberapa jam tanpa sumber listrik tambahan.
Di sisi lain, perangkat ini juga relatif hemat energi dan menjadi alternatif sementara hingga pasokan listrik kembali normal.
Dengan menyiapkan perangkat-perangkat tersebut, aktivitas komunikasi, pekerjaan, dan kebutuhan sehari-hari dapat tetap berjalan lebih lancar saat pemadaman listrik terjadi.
