JDT vs Chelsea ViralJDT vs Chelsea berakhir ricuh meski laga pramusim selesai 3-3. Keributan berlanjut hingga lorong stadion dan memicu reaksi keras warganet Malaysia soal sportivitas.

JDT vs Chelsea berubah menjadi sorotan setelah laga pramusim berakhir dengan skor 3-3. Ketegangan antarpemain berlanjut hingga lorong stadion dan memicu reaksi keras warganet Malaysia.

JDT vs Chelsea menjadi perhatian publik setelah pertandingan persahabatan di Stadion Sultan Ibrahim, Johor, Minggu (9/8/2026), berakhir ricuh. Meski duel pramusim itu menghasilkan skor imbang 3-3, sorotan justru tertuju pada ketegangan antarpemain yang terjadi sejak laga berlangsung hingga memasuki lorong stadion.

Sejak menit-menit awal, pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Sejumlah pelanggaran keras memancing emosi pemain Chelsea. Akibatnya, beberapa insiden adu argumen dan saling dorong tidak dapat dihindari di atas lapangan.

Bek Chelsea, Tosin Adarabioyo, tampak bereaksi keras setelah salah satu rekannya menerima pelanggaran. Ia sempat mendorong pemain JDT dalam situasi yang memanas. Selain itu, striker Nicolas Jackson juga terlihat bersitegang dengan pemain lawan saat pertandingan masih berlangsung.

Keributan JDT vs Chelsea Berlanjut di Lorong Stadion

Yang menjadi sorotan, ketegangan tidak berhenti setelah peluit panjang dibunyikan. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan pemain Chelsea dan JDT kembali terlibat adu mulut ketika memasuki lorong stadion.

Rekaman tersebut memperlihatkan kedua kubu saling melontarkan protes. Meski begitu, tidak ada informasi lanjutan mengenai sanksi ataupun tindakan resmi setelah insiden tersebut.

Dalam praktiknya, pertandingan persahabatan memang bertujuan mengukur kesiapan tim sebelum musim dimulai. Namun, atmosfer kompetitif pada laga ini justru berkembang menjadi konflik yang menarik perhatian publik sepak bola.

Reaksi Warganet Malaysia Jadi Sorotan

Tak hanya insiden di lapangan, respons warganet Malaysia juga ramai menghiasi media sosial. Banyak yang mengaku kecewa karena pertandingan persahabatan berubah menjadi ajang ketegangan.

Salah satu komentar menyebut pertandingan tersebut seharusnya berlangsung sportif tanpa memicu keributan. Sementara itu, komentar lain mengaku malu melihat jalannya pertandingan karena dinilai tidak mencerminkan semangat fair play.

Ada pula warganet yang menilai permainan JDT terlalu keras sehingga memancing emosi lawan. Bahkan, beberapa komentar menyebut pertandingan tersebut berlangsung layaknya laga yang mempertaruhkan gelar juara, bukan sekadar agenda pramusim.

Chelsea Menutup Tur Pramusim

Secara faktual, pertandingan melawan JDT menjadi agenda terakhir Chelsea dalam rangkaian tur pramusim. Setelah itu, skuad asuhan Xabi Alonso dijadwalkan kembali ke Inggris.

Selanjutnya, Chelsea akan menjalani laga berikutnya menghadapi Real Sociedad di Stamford Bridge pada 15 Agustus mendatang sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki kompetisi resmi musim baru.