Nanik Sudaryati DeyangKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang

Bahasa Kita – Nanik Sudaryati Deyang menjadi salah satu nama yang banyak dicari publik setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menggantikan Dadan Hindayana dalam perombakan terbaru jajaran pimpinan lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Nanik bertugas sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Posisi itu membuatnya terlibat langsung dalam pengawasan pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

Karier Nanik tidak lahir dari dunia birokrasi. Ia lebih dulu dikenal sebagai jurnalis senior dengan pengalaman panjang di industri media nasional.

Karier Nanik S Deyang di Dunia Media

Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968.

Ia memulai karier sebagai wartawati di Tabloid Bangkit yang berada dalam jaringan Kompas Gramedia. Dari sana, Nanik mengembangkan pengalaman di bidang jurnalistik dan komunikasi publik.

Selanjutnya, ia dipercaya memimpin media di Kelompok Media Peluang. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya dalam mengelola informasi sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.

Faktanya, kemampuan komunikasi menjadi salah satu aspek yang terus menonjol dalam perjalanan kariernya hingga kini.

Aktif dalam Politik Nasional

Nama Nanik mulai mendapat perhatian lebih luas ketika bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto.

Pada Pilpres 2019, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno.

Peran tersebut membuat Nanik semakin dikenal di tingkat nasional. Selain itu, keterlibatannya dalam berbagai kegiatan politik memperluas pengalaman organisasi dan kepemimpinan.

Dalam konteks tersebut, latar belakang media dan politik menjadi kombinasi yang memperkuat profilnya di ruang publik.

Dari BP Taskin Hingga Wakil Kepala BGN

Setelah Prabowo memimpin pemerintahan, Nanik mendapat amanah sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan atau BP Taskin periode 2024-2029.

Ia bekerja bersama Budiman Sudjatmiko berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 145/P Tahun 2024.

Kemudian pada September 2025, Presiden melantiknya sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Pada posisi itu, Nanik juga menjabat Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis.

Sering Sidak SPPG dan Tegas Soal Standar MBG

Selama berada di BGN, Nanik dikenal aktif melakukan inspeksi mendadak ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Ia turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh standar operasional program MBG dijalankan sesuai aturan.

Berdasarkan aktivitas yang dipublikasikan akun resmi @sidakbgn, Nanik beberapa kali melakukan kunjungan ke sejumlah SPPG di Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam berbagai sidak, ia menemukan pelanggaran seperti standar kebersihan yang belum terpenuhi, tata letak dapur yang tidak sesuai pedoman, hingga fasilitas sanitasi yang berpotensi mengganggu keamanan pangan.

Akibatnya, sejumlah SPPG mendapat sanksi penangguhan sementara sampai memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ribuan SPPG Masih Menjalani Penangguhan

Pada 31 Mei 2026, Nanik mengungkapkan bahwa 2.213 SPPG masih berstatus ditangguhkan.

Penangguhan dilakukan berdasarkan hasil pengawasan, laporan masyarakat, masukan pemerintah daerah, serta temuan dalam sidak lapangan.

Menurut data yang disampaikan Nanik, sejak program MBG dimulai pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026 terdapat 8.182 SPPG yang pernah ditangguhkan dari total 27.208 SPPG yang beroperasi.

Sebanyak 5.659 SPPG telah kembali beroperasi setelah memenuhi ketentuan. Sementara itu, sisanya masih menjalani proses perbaikan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.