Bek tengah Persib Bandung, Federico BarbaBek tengah Persib Bandung, Federico Barba

Bahasa Kita – Bek tengah Persib Bandung, Federico Barba, menegaskan seluruh pemain Maung Bandung kini hanya memiliki satu fokus menjelang laga penentu Super League 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara. Menurutnya, kondisi tim saat ini berada dalam arah yang sama demi mengejar hasil maksimal pada pertandingan terakhir musim ini.

Barba mengatakan seluruh pemain memilih menyingkirkan urusan individu maupun euforia di luar pertandingan agar konsentrasi tim tetap terjaga. Baginya, laga melawan Persijap menjadi prioritas utama sebelum membahas pencapaian lain di luar lapangan.

Pertama saya akan selalu fokus buat ini, bagaimana tim meraih target yang kita inginkan,” kata Federico Barba di Bandung, Jumat.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana ruang ganti Persib Bandung saat ini mencoba menjaga stabilitas fokus pada fase paling menentukan musim kompetisi.

Federico Barba menegaskan pencapaian tim tetap menjadi prioritas utama dibandingkan target individu yang mungkin muncul di penghujung musim. Ia menilai keberhasilan seorang pemain tidak bisa dipisahkan dari performa kolektif sepanjang kompetisi berjalan.

Dalam sudut pandang ini, penghargaan individu hanyalah bonus dari kerja keras seluruh tim selama satu musim penuh.

Mengenai target yang kita inginkan, tentunya kita mendapatkan hasil di dalam tim, kemudian berlanjut ke atau misalnya pencapaian setiap pemain. Jadi (pencapaian pribadi) itu sesuatu hal yang menjadi tambahan saja,” katanya.

Yang menarik, Barba secara terbuka menempatkan ambisi pribadi di bawah target bersama tim. Hal ini menunjukkan bahwa fokus utama Persib saat ini bukan sekadar menjaga performa individu, tetapi memastikan hasil akhir kompetisi sesuai harapan.

Di sisi lain, situasi tersebut juga menjadi gambaran bagaimana skuad Persib mencoba menjaga mentalitas kolektif menjelang pertandingan penting.

Federico Barba memastikan tidak ada ruang bagi distraksi di dalam skuad Persib Bandung menjelang pertandingan terakhir musim ini. Menurutnya, seluruh pemain memahami pentingnya menjaga konsentrasi agar performa tim tetap stabil.

Ia menilai keseragaman fokus menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi permainan pada momen penentuan kompetisi.

Seluruh pemain memiliki pandangan yang sama,” menjadi pesan yang disampaikan Barba terkait kondisi internal tim saat ini.

Dalam praktiknya, kondisi ruang ganti yang solid sering menjadi faktor penting dalam menghadapi pertandingan bertekanan tinggi. Apalagi, laga terakhir musim biasanya menghadirkan tekanan besar, baik dari persaingan klasemen maupun ekspektasi suporter.

Pada saat bersamaan, Persib Bandung asuhan Bojan Hodak juga berusaha menjaga atmosfer tim agar tidak terpengaruh oleh euforia di luar lapangan maupun pembicaraan mengenai penghargaan individu di akhir musim.

Barba menilai kesamaan visi di antara pemain menjadi salah satu kekuatan utama Persib Bandung menjelang laga melawan Persijap Jepara. Menurutnya, seluruh anggota tim memahami bahwa kepentingan klub harus ditempatkan di atas hal lain.

Hal ini terlihat dari bagaimana para pemain memilih tetap fokus terhadap target tim dibandingkan membahas pencapaian personal.

Yang kerap luput diperhatikan, kestabilan mental tim pada fase akhir musim sering menentukan hasil pertandingan. Dalam konteks tersebut, Persib mencoba menjaga situasi internal tetap kondusif agar fokus pemain tidak terpecah.

Dengan kondisi itu, Federico Barba memastikan skuad Maung Bandung tetap berada dalam jalur yang sama untuk mengejar hasil terbaik pada laga penutup Super League 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara.