Bahasa Kita – Sejumlah perguruan tinggi negeri mulai membuka pendaftaran PTN Jalur Mandiri tahun 2026. Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang belum lolos seleksi nasional maupun peserta yang ingin mencoba peluang lain untuk masuk kampus impian.
Beberapa universitas besar yang sudah membuka atau segera membuka seleksi mandiri antara lain Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, hingga Universitas Airlangga.
Dalam praktiknya, setiap kampus memiliki jadwal, sistem seleksi, hingga syarat pendaftaran yang berbeda-beda.
Karena itu, calon mahasiswa diminta aktif memantau informasi resmi dari universitas tujuan agar tidak tertinggal tahapan penting pendaftaran.
Yang jadi sorotan, sejumlah jalur mandiri memiliki batas akhir pendaftaran yang berlangsung dalam waktu dekat.
Daftar PTN Jalur Mandiri 2026 yang Sudah Dibuka
Beberapa perguruan tinggi negeri telah mengumumkan jadwal resmi jalur mandiri untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Universitas Indonesia atau UI misalnya membuka dua jalur seleksi mandiri, yakni SIMAK UI dan PPKB UI.
Sementara itu, Universitas Gadjah Mada membuka International Undergraduate Program atau IUP Gelombang 3.
Berikut daftar PTN Jalur Mandiri 2026 beserta batas akhir pendaftarannya:
- SIMAK UI — 5 Juni 2026
- PPKB UI — 19 Juni 2026
- IUP UGM Gelombang 3 — 2 Juni 2026
- SSU ITB — 14 Juni 2026
- SM-IPB Ujian Online — 12 Juni 2026
- Mandiri UTBK Plus Unair — 8 Juni 2026
- Mandiri Ujian Tulis Unair — 6 Juli 2026
- SMUP Unpad — 2 Juni 2026
- UM S1 Undip — 20 Juni 2026
- SMUB Rapor UB — 28 Mei 2026
- Seleksi Mandiri UNS — 2 Juni 2026
Dalam konteks tersebut, beberapa kampus diketahui menggunakan nilai UTBK sebagai dasar penilaian, sementara lainnya mengadakan ujian mandiri tersendiri.
Metode Seleksi PTN Jalur Mandiri Berbeda Tiap Kampus
Setiap perguruan tinggi memiliki sistem penerimaan yang berbeda dalam jalur mandiri.
Universitas Airlangga misalnya membuka dua jenis seleksi, yakni jalur Mandiri UTBK Plus dan Mandiri Ujian Tulis.
Di sisi lain, Institut Teknologi Bandung atau ITB membuka jalur Seleksi Siswa Unggul yang lebih menitikberatkan pada rekam prestasi peserta.
IPB University juga menerapkan seleksi mandiri berbasis ujian online melalui jalur SM-IPB.
Sementara Universitas Brawijaya membuka jalur SMUB Rapor yang menggunakan nilai akademik siswa sebagai dasar penilaian.
Artinya, calon mahasiswa perlu memahami sistem seleksi yang diterapkan kampus tujuan sebelum melakukan pendaftaran.
Tak hanya itu, jadwal pelaksanaan ujian hingga biaya seleksi juga berbeda antaruniversitas.
Calon Mahasiswa Diminta Rutin Pantau Informasi Kampus
Seiring dibukanya berbagai jalur mandiri, calon mahasiswa diimbau rutin memantau laman resmi masing-masing kampus.
Hal ini penting untuk memastikan peserta tidak tertinggal informasi terkait perubahan jadwal, syarat administrasi, hingga pelaksanaan ujian.
Pada praktiknya, beberapa perguruan tinggi juga membuka pengumuman tambahan terkait kuota penerimaan dan metode pembayaran biaya seleksi.
Yang menarik, jalur mandiri kini menjadi salah satu jalur penerimaan dengan pilihan skema paling beragam dibanding seleksi nasional.
Mulai dari jalur nilai rapor, skor UTBK, prestasi akademik, hingga ujian tulis internal kampus tersedia di berbagai PTN.
Dalam perkembangan selanjutnya, sejumlah kampus diperkirakan masih akan membuka gelombang tambahan penerimaan mahasiswa baru.
Karena itu, calon mahasiswa disarankan mencermati seluruh informasi resmi agar peluang masuk PTN melalui jalur mandiri tidak terlewat.
