Kontrak Bojan HodakBojan Hodak Pelatih Persib Bandung

Bahasa Kita – Bojan Hodak resmi meninggalkan jabatan pelatih kepala Persib Bandung usai membawa Maung Bandung mendominasi kompetisi sepak bola nasional dalam tiga musim terakhir. Pelatih asal Kroasia itu kini akan menjalani peran baru di dalam struktur klub.

Kabar mundurnya Bojan Hodak diumumkan langsung oleh Persib Bandung melalui akun resmi klub pada Senin, 25 Mei 2026 malam WIB.

Dalam pengumuman tersebut, Persib menyebut Bojan tidak sepenuhnya berpisah dengan klub. Ia justru mendapat jabatan baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor.

Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis Persib.

Yang jadi sorotan, keputusan ini muncul setelah Bojan sukses mengantar Persib mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih hat-trick Liga Indonesia di era profesional.

Bojan Hodak Tinggalkan Kursi Pelatih Persib

Bojan Hodak mulai menangani Persib Bandung sejak tahun 2023.

Selama berada di kursi pelatih, pria berusia 55 tahun itu berhasil membawa Maung Bandung menjadi penguasa Liga Indonesia selama tiga musim berturut-turut.

Dalam praktiknya, dominasi tersebut membuat Persib tampil sebagai salah satu tim paling konsisten di kompetisi nasional.

Tak hanya itu, Bojan juga tiga kali beruntun dinobatkan sebagai pelatih terbaik berkat performa impresif timnya sepanjang musim.

Kontrak Bojan Hodak sebagai pelatih kepala Persib sebenarnya berakhir pada 31 Mei 2026.

Tanggal tersebut bertepatan dengan rampungnya kompetisi Super League musim ini.

Namun pada kenyataannya, Bojan memilih tidak melanjutkan perannya sebagai pelatih dan menerima posisi baru di manajemen klub.

Peran Baru Bojan Hodak di Persib Bandung

Jabatan Shareholder Group Technical Advisor yang kini diemban Bojan memiliki fungsi strategis di dalam klub.

Posisi tersebut bertugas menjembatani pemilik saham dengan tim sekaligus membantu menyusun arah kebijakan jangka panjang.

Di sisi lain, jabatan seperti ini lazim ditemukan pada klub-klub besar sepak bola dunia.

Biasanya, posisi tersebut diisi oleh mantan pemain, legenda klub, atau sosok yang dianggap memahami identitas tim secara mendalam.

Dalam konteks tersebut, pengalaman Bojan selama menangani Persib dinilai menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan prestasi klub.

Persib juga menegaskan bahwa Bojan tetap akan membantu melanjutkan warisan kesuksesan tim pada masa mendatang.

Yang menarik, perubahan posisi ini tidak membuat Bojan benar-benar meninggalkan lingkungan tim utama Persib.

Igor Tolic Naik Jadi Pelatih Kepala Persib

Bersamaan dengan mundurnya Bojan Hodak, Persib Bandung langsung menunjuk pelatih baru untuk mengisi kursi kepala pelatih.

Asisten pelatih Igor Tolic resmi naik jabatan menjadi juru taktik utama Maung Bandung.

Dalam perkembangan selanjutnya, Igor akan memimpin Persib menghadapi musim baru setelah sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan Bojan.

Pergantian pelatih ini terjadi di tengah status Persib sebagai juara Super League.

Hal krusialnya, Persib kini memasuki fase baru setelah mencatat dominasi besar di sepak bola Indonesia.

Dengan kata lain, perubahan struktur kepelatihan dilakukan saat tim sedang berada dalam performa kompetitif terbaik.

Sementara itu, keputusan Bojan Hodak menerima jabatan baru memperlihatkan bahwa Persib tetap mempertahankan perannya di dalam klub meski tidak lagi berada di pinggir lapangan sebagai pelatih kepala.