Bahasa Kita – Presiden Prabowo Subianto menjalani perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di tengah kunjungan kerja ke Prancis. Presiden berangkat menuju Prancis pada Senin malam, 25 Mei 2026.
Kunjungan tersebut berlangsung bertepatan dengan perayaan Idul Adha yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Namun hingga kini, pemerintah belum menjelaskan secara rinci agenda Presiden Prabowo selama berada di negara tersebut.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan pelaksanaan Idul Adha Presiden akan menyesuaikan agenda kenegaraan selama berada di Prancis.
“Bapak Presiden semalam sudah melakukan kunjungan kerja ke Prancis, tentu akan menyesuaikan karena hari Rabu masih ada di sana,” ujar Juri kepada awak media, Selasa, 26 Mei 2026.
Idul Adha Presiden Prabowo Menyesuaikan Agenda Kenegaraan
Juri belum memberikan keterangan detail terkait lokasi Presiden Prabowo akan melaksanakan Salat Idul Adha berjamaah di Prancis. Menurutnya, seluruh agenda masih menyesuaikan situasi dan jadwal kunjungan kerja presiden.
Dalam praktiknya, kunjungan kenegaraan sering membuat agenda kepala negara berubah menyesuaikan kondisi di lapangan. Karena itu, pemerintah memilih menunggu perkembangan agenda selama Prabowo berada di Prancis.
“Jadi tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja,” kata Juri.
Yang jadi sorotan, pemerintah juga belum mengumumkan secara lengkap agenda kunjungan kerja tersebut. Di sisi lain, publik mulai menaruh perhatian terhadap aktivitas Presiden Prabowo selama berada di Prancis.
Tak hanya itu, Juri juga enggan menjelaskan daftar utuh agenda presiden selama kunjungan berlangsung. Ia mengatakan penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri.

Kunjungan Prabowo ke Prancis Kembali Jadi Perhatian
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis kali ini menjadi perhatian karena dilakukan tidak lama setelah lawatan sebelumnya pada pertengahan April 2026.
Pada kunjungan sebelumnya, Prabowo bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membahas sejumlah kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.
Dalam konteks tersebut, kedua negara membicarakan penguatan kerja sama di berbagai sektor prioritas. Fokus pembahasan mencakup energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi ekonomi jangka panjang.
Secara faktual, hubungan Indonesia dan Prancis dalam beberapa waktu terakhir memang terus diperkuat melalui berbagai kerja sama bilateral. Karena itu, kunjungan terbaru Presiden Prabowo kembali menjadi perhatian publik.
Namun pada kenyataannya, pemerintah belum memberikan rincian apakah agenda pembahasan kali ini berkaitan dengan kerja sama yang sebelumnya telah dibicarakan bersama Presiden Macron.
Agenda Idul Adha di Prancis Belum Dijelaskan Pemerintah
Hingga Selasa, 26 Mei 2026, belum ada penjelasan resmi mengenai rangkaian kegiatan Presiden Prabowo saat Idul Adha di Prancis. Pemerintah juga belum memastikan apakah presiden akan menghadiri kegiatan keagamaan bersama komunitas Muslim setempat.
Yang menarik, perayaan Idul Adha tahun ini berlangsung di tengah agenda diplomasi luar negeri Presiden Prabowo. Di waktu yang sama, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga tengah menjadi sorotan.
Dalam sudut pandang ini, kunjungan kerja ke Prancis bukan hanya berkaitan dengan agenda diplomasi biasa. Namun lebih jauh, lawatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis kedua negara.
Juri menegaskan informasi lebih rinci mengenai hasil kunjungan kerja presiden akan disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan.
Pada praktiknya, pemerintah masih menunggu perkembangan kegiatan Presiden Prabowo di Prancis, termasuk agenda terkait perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
