AKBP Arbaridi JumhurPelaku pembunuhan Sekretaris PRKP Bangkalan masih diburu Polda Jawa Timur. Polisi mengungkap terduga pelaku diduga memiliki modus

Pelaku pembunuhan Sekretaris PRKP Bangkalan masih diburu aparat kepolisian. Polda Jawa Timur mengungkap terduga pelaku bernama Erlan diduga memiliki rekam jejak penipuan dan kerap menyasar perempuan yang telah mapan secara ekonomi.

Pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, hingga kini belum berhasil ditangkap. Meski berbagai petunjuk mengenai identitas terduga pelaku telah beredar, aparat kepolisian masih terus melakukan pengejaran.

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Polresta Sidoarjo untuk memburu Erlan. Polisi menduga pria tersebut tidak hanya terlibat dalam kasus pembunuhan, tetapi juga memiliki latar belakang sebagai pelaku penipuan.

Menurut Jumhur, Erlan diduga kerap memilih korban perempuan yang telah berusia matang dan memiliki kondisi ekonomi mapan. Salah satu korban yang diduga menjadi targetnya ialah Ruly Yunis Setiawati.

Selain itu, polisi menyebut perkenalan antara terduga pelaku dan para korban berlangsung melalui pertemuan langsung atau kopi darat. Modus tersebut, menurut penyidik, berulang pada sejumlah korban yang memiliki karakteristik serupa.

Polda Jatim Kerahkan Tim Jatanras Buru Erlan

Jumhur menegaskan seluruh personel Jatanras Polda Jawa Timur telah diterjunkan untuk melacak keberadaan Erlan. Namun, proses pencarian menghadapi kendala karena terduga pelaku disebut sering berpindah-pindah lokasi.

Di sisi lain, polisi terus mengumpulkan berbagai informasi untuk mempersempit ruang gerak terduga pelaku. Upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi lintas wilayah guna mempercepat proses penangkapan.

Kasus ini bermula setelah Ruly Yunis Setiawati ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026).

Berdasarkan data parkir, kendaraan tersebut telah memasuki area parkir sejak Sabtu (20/6/2026) dan tidak pernah tercatat keluar. Saat korban ditemukan, terdapat darah di sekitar mobil yang menjadi lokasi penemuan jenazah.

Hingga kini, penyidik Polda Jawa Timur masih melanjutkan pengejaran terhadap Erlan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pembunuhan terhadap Sekretaris PRKP Bangkalan tersebut.