BPBD Kabupaten Tangerang memperbarui kondisi kebakaran selama kemarau ekstrem. Mayoritas kejadian muncul pada siang hingga sore hari sehingga petugas mengimbau masyarakat lebih waspada.
BPBD Kabupaten Tangerang memperbarui laporan penanganan kebakaran selama musim kemarau. Setelah jumlah kejadian terus bertambah, petugas kini memberi perhatian khusus pada waktu rawan munculnya kebakaran di wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan mayoritas kebakaran terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, petugas menerima banyak laporan kebakaran lahan maupun sampah.
Petugas Damkar Hampir Seluruhnya Turun ke Lapangan
Di sisi lain, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara, menyebut petugas menangani sebelas kebakaran lahan terbuka, ilalang, dan sampah sepanjang hari sebelumnya.
Ia menambahkan kebakaran berlangsung sejak pagi hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, hampir seluruh personel pemadam kebakaran keluar dari pos untuk merespons setiap laporan yang masuk.
Yang menjadi sorotan, Kabupaten Tangerang masih menghadapi risiko tinggi kebakaran selama kemarau ekstrem. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah menyebar pada ilalang, sampah, maupun lahan terbuka.
Karena itu, BPBD meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas pada siang hari. Langkah tersebut dinilai penting mengingat waktu tersebut menjadi periode yang paling sering muncul kebakaran.
Selain itu, data terbaru BPBD menunjukkan peningkatan jumlah kejadian dibandingkan sebelumnya. Dalam praktiknya, petugas terus bersiaga agar setiap laporan kebakaran dapat segera ditangani di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
