Pertemuan Pramono-MamdaniPertemuan Pramono-Mamdani membahas Transjabodetabek, banjir, polusi udara, dan rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah.

Pertemuan Pramono-Mamdani di New York membahas transportasi, banjir, polusi udara, serta rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah.

Pertemuan Pramono-Mamdani berlangsung di Civic Hall, New York, Minggu (20/9). Kedua pemimpin kota bertukar pengalaman soal tantangan perkotaan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani membahas sejumlah persoalan kota besar. Topiknya mencakup transportasi, banjir, polusi udara, dan pembiayaan infrastruktur.

Transjabodetabek Jadi Strategi Atasi Kemacetan

Menurut Pramono, lebih dari empat juta orang keluar-masuk Jakarta setiap hari. Arus tersebut terutama meningkat pada jam sibuk.

Karena itu, Pemprov DKI mengembangkan Transjabodetabek untuk menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga. Kebijakan tersebut juga bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

Selain Transjabodetabek, Jakarta memiliki Transjakarta, KRL, LRT, dan MRT. Pramono menyebut konektivitas transportasi Jakarta kini mencapai lebih dari 93 persen.

Tak hanya itu, Pemprov DKI menyediakan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat. Kelompok tersebut mencakup lansia, penyandang disabilitas, serta penerima KJP dan KJMU.

Jakarta Siapkan Pengendalian Banjir

Di sisi lain, kedua pemimpin kota juga membahas persoalan banjir. Pramono menjelaskan sejumlah langkah yang sedang dikembangkan Jakarta.

  • Memperkuat infrastruktur pengendalian banjir.
  • Mengurangi penggunaan air tanah.
  • Menekan penurunan muka tanah.
  • Mengembangkan Giant Sea Wall.

Pramono menyebut banjir menjadi salah satu tantangan Jakarta. Menurutnya, persoalan serupa juga menjadi perhatian New York.

Sementara itu, pembiayaan pembangunan menjadi agenda lain dalam pertemuan tersebut. Pemprov DKI berencana menerbitkan obligasi daerah atau Jakarta Bond.

Mamdani menyambut rencana tersebut. Ia mengatakan New York juga menggunakan obligasi untuk membiayai sejumlah infrastruktur.

Ia bahkan menawarkan pertukaran pengetahuan antara tim keuangan New York dan Pemprov DKI. Tim tersebut dapat berbagi pengalaman mengenai persiapan dan proses penerbitan obligasi daerah.

Pertemuan berlangsung di sela Urban 20 Mayors Summit 2026 yang digelar di New York pada 19-21 September. Forum tersebut mempertemukan pemimpin kota untuk membahas berbagai persoalan perkotaan.