kingfinix mpl id Season 17Bigetron juara MPL S17 usai mengalahkan Onic Esports 4-1 di Grand Final.

Bigetron juara MPL S17 setelah mengalahkan Onic Esports dengan skor meyakinkan 4-1 pada Grand Final Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 yang berlangsung dalam format Best of Seven.

Bigetron juara MPL S17 dan mencatatkan sejarah baru bagi organisasi esports tersebut. Dalam laga Grand Final Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17, Bigetron by Vitality tampil dominan saat menghadapi Onic Esports dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1.

Hasil tersebut menjadi gelar MPL Indonesia pertama bagi Bigetron. Sebelumnya, tim tersebut pernah mencapai partai final pada MPL Season 7 tahun 2021. Namun saat itu mereka harus mengakui keunggulan Evos dengan skor 2-4.

Keberhasilan kali ini sekaligus menjadi pencapaian terbesar Bigetron di kompetisi Mobile Legends Indonesia. Selain membawa pulang trofi juara, tim juga memperoleh hadiah sebesar Rp1 miliar.

Sementara itu, Onic sebagai runner-up mendapatkan hadiah Rp560 juta. Kedua tim juga memastikan diri lolos ke Mobile Legends Mid Season Cup (MSC) dalam Esports World Cup yang akan berlangsung pada 1 Juli mendatang di Paris, Prancis.

Bigetron Dominan Sejak Game Pertama

Pada pertandingan pembuka, Bigetron langsung mengambil kendali permainan. Tim yang diperkuat Shogun, Nnael, Morenooo, Finn, dan Emann tampil agresif sejak menit awal.

BTR mendominasi area lane atas dan berhasil mengamankan keunggulan kill sejak awal pertandingan. Meski Onic sempat menyamakan kedudukan melalui team fight di area turtle, Bigetron tetap mampu menjaga tempo permainan.

Yang jadi sorotan, rotasi pemain Bigetron berjalan sangat efektif. Serangan terus datang dari berbagai arah sehingga menyulitkan Onic untuk mengembangkan permainan.

Pada menit kesembilan, perebutan lord menjadi titik penting pertandingan. Bigetron berhasil memenangkan momentum tersebut dan mengamankan lord pertama.

Keunggulan itu berhasil dikonversi menjadi kemenangan dalam waktu sekitar 12 menit. Bigetron menutup game pertama dengan skor 1-0.

Bigetron Juara MPL ID S17
Dominasi Bigetron Grand Final MPL ID S 17

Game Kedua Berjalan Ketat

Memasuki game kedua, Onic memberikan perlawanan yang jauh lebih kuat. Pertandingan berlangsung lebih seimbang dibanding game sebelumnya.

Meski demikian, Bigetron tetap menunjukkan disiplin permainan yang tinggi. Saat team fight terjadi di area tengah, BTR mampu memukul mundur para pemain Onic.

Pada menit ketujuh, Onic mulai menemukan ritme permainan dan berhasil mendapatkan turtle. Selisih kill pun menjadi semakin tipis.

Namun, pertandingan panjang justru menguntungkan Bigetron. Dalam sejumlah team fight krusial menjelang akhir laga, BTR tampil lebih efektif.

Setelah duel berlangsung lebih dari 25 menit, Bigetron berhasil mengamankan kemenangan kedua. Skor berubah menjadi 2-0.

Bigetron Dekati Gelar Juara

Game ketiga kembali memperlihatkan dominasi Bigetron. Meski Onic tampil agresif sejak awal, BTR mampu menjaga keseimbangan permainan.

Perebutan lord pada menit ke-11 menjadi momen penting. Kedua tim saling beradu mekanik dalam pertarungan sengit.

Bigetron tampil lebih unggul berkat kelebihan jumlah kill dan perolehan gold. Hasilnya, mereka mengamankan kemenangan game ketiga dan memperbesar keunggulan menjadi 3-0.

Dalam posisi tertekan, Onic akhirnya mampu bangkit pada game keempat. Tim yang diperkuat Lutpi, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Kelra memanfaatkan sejumlah kesalahan lawan.

Selain itu, keberhasilan mendapatkan lord menjadi faktor penting kebangkitan Onic. Mereka berhasil menembus base Bigetron dan merebut kemenangan pertama.

Skor berubah menjadi 3-1 dan membuka harapan bagi Onic untuk memperpanjang pertandingan.

Game Kelima Pastikan Gelar MPL Pertama

Harapan Onic untuk melakukan reverse sweep akhirnya pupus pada game kelima. Bigetron langsung menekan sejak menit pertama dan tidak memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.

Dalam waktu lima menit, BTR sudah mengumpulkan lima poin kill. Dominasi dalam team fight membuat Onic terus berada dalam tekanan.

Di sisi lain, upaya Onic memperlambat tempo permainan tidak berjalan efektif. Bigetron tetap mengontrol jalannya pertandingan dan menjaga keunggulan hingga akhir laga.

Pertandingan berlangsung relatif cepat dibanding game sebelumnya. BTR terus menguasai peta dan memenangkan berbagai pertarungan penting.

Kemenangan pada game kelima memastikan Bigetron menutup Grand Final dengan skor 4-1. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang organisasi tersebut untuk meraih gelar juara MPL Indonesia pertama dalam sejarah mereka.