Kebakaran Apartemen Mediterania

Evakuasi Apartemen Mediterania Gunakan Tangga Luar, Puluhan Penghuni Diselamatkan

Bahasa Kita – Proses evakuasi kebakaran Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat, dilakukan dengan metode alternatif menggunakan tangga dari sisi luar gedung. Langkah ini diambil karena kepulan asap tebal menghambat akses evakuasi dari dalam bangunan pada Kamis pagi, 30 April 2026.

Petugas pemadam kebakaran memasang tangga secara berjenjang dari lantai dasar hingga lantai enam untuk menjangkau penghuni yang terjebak di lantai atas.

Mengapa Evakuasi Apartemen Mediterania Dilakukan dari Luar Gedung?

Kondisi asap yang tebal di dalam apartemen menjadi faktor utama perubahan strategi evakuasi.

Dalam praktiknya, jalur dalam gedung tidak dapat digunakan secara optimal karena risiko paparan asap bagi penghuni dan petugas.

Akibatnya, tim pemadam kebakaran memilih pendekatan dari sisi luar bangunan.

Langkah ini memungkinkan proses penyelamatan tetap berjalan meski kondisi di dalam gedung tidak memungkinkan untuk dilalui.

Pendekatan tersebut juga mempercepat akses menuju titik-titik yang masih terdapat penghuni terjebak.

Bagaimana Teknik Evakuasi Dilakukan di Lokasi?

Petugas memasang tangga secara bertahap dari lantai dasar hingga lantai enam sebagai jalur awal evakuasi.

Selanjutnya, penghuni diturunkan satu per satu dengan menggunakan pengamanan tali.

Metode ini diterapkan untuk menjaga stabilitas dan keselamatan selama proses penurunan.

Di lapangan, koordinasi antarpetugas menjadi kunci agar proses berjalan teratur.

Selain itu, setiap penghuni yang berhasil turun langsung diarahkan menuju area aman untuk pendataan.

Evakuasi Kebakaran Apartemen Mediterania
Evakuasi Kebakaran Apartemen Mediterania Menggunakan tangga luar

Berapa Jumlah Penghuni yang Berhasil Dievakuasi?

Hingga pukul 10.35 WIB, sebanyak 60 penghuni telah berhasil dievakuasi dari gedung apartemen.

Sementara itu, 18 penghuni lainnya masih dalam proses penyelamatan oleh tim di lokasi.

Data tersebut terus diperbarui secara berkala melalui posko informasi.

Para penghuni yang telah selamat terlihat mendatangi posko untuk memastikan kondisi anggota keluarga atau kerabat mereka.

Dalam pendataan tersebut, sejumlah nama telah diberi tanda sebagai indikasi telah berhasil dievakuasi.

Bagaimana Peran Informasi dalam Proses Penyelamatan?

Selain metode evakuasi, informasi dari penghuni juga menjadi faktor penting dalam proses penyelamatan.

Salah satu kejadian yang menjadi sorotan adalah adanya pesan permintaan tolong yang dilempar dari lantai atas menggunakan pakaian.

Pesan tersebut memuat informasi lokasi penghuni yang terjebak.

Informasi ini membantu petugas menentukan prioritas evakuasi secara lebih cepat.

Dalam perkembangan di lapangan, seluruh proses penyelamatan dan pemadaman masih terus berlangsung.

Petugas tetap melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh penghuni dapat dievakuasi dengan aman.