Festival Muharram 1448 H menjadi perayaan Tahun Baru Islam yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Acara selama dua hari ini menghadirkan tausiyah, hiburan religi, hingga pawai obor yang terbuka gratis untuk masyarakat.
Festival Muharram 1448 H berlangsung pada 14-15 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan tersebut di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan. Seluruh rangkaian acara dapat diikuti masyarakat tanpa dipungut biaya.
Informasi pelaksanaan festival diumumkan melalui akun resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Acara dimulai setiap hari pukul 16.00 WIB dan menyasar berbagai kalangan, mulai dari keluarga, anak-anak hingga komunitas lintas agama.
Festival Muharram 1448 H Hadirkan Tausiyah dan Musik Religi
Pada hari pertama, pengunjung mengikuti tausiyah yang disampaikan Ustaz Jojo. Selain itu, panggung utama juga menghadirkan penampilan Opick, Ezzura, dan Fatin Shidqia.
Sementara itu, hari kedua menghadirkan tausiyah dari Ustaz Akri Patrio dan Ustaz Hadi Alwi.
Tak hanya itu, Haddad Alwi, Isyana Sarasvati, Juz Hayat, serta Jakarta Happy Voice turut memeriahkan malam puncak festival.
Selain panggung hiburan, panitia menyediakan Halal Food Festival yang menghadirkan berbagai kuliner halal. Pengunjung juga dapat mengikuti doa bersama lintas agama sebagai simbol kebersamaan.
Pawai Obor Jadi Puncak Perayaan Tahun Baru Islam
Momentum pergantian menuju 1 Muharram 1448 Hijriah berlangsung saat waktu Magrib pada Senin, 15 Juni 2026.
Dalam praktiknya, panitia menggelar kirab pawai obor yang melibatkan sekitar 500 warga, terutama dari wilayah Jakarta Selatan.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menjelaskan bahwa Taman Bendera Pusaka dipilih untuk mendukung program taman terbuka 24 jam.
“Untuk pemilihan lokasi di Taman Bendera Pusaka adalah karena memang sebagai salah satu aktivasi program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan taman terbuka 24 jam yang juga untuk masyarakat umum dan secara gratis.”
Selain itu, Disparekraf menargetkan jumlah kunjungan mencapai 3.000 hingga 5.000 orang selama dua hari pelaksanaan.

Rano Karno Ajak Warga Sambut Jakarta 500 Tahun
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka malam puncak festival dan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk syukuran, bukan sekadar hiburan.
“Agar kalau dikatakan pesta, ini bukan pesta. Ini syukuran. Bahwa kita segera hijrah karena tahun depan Jakarta akan menuju 500 tahun.”
Ia juga mengucapkan selamat Tahun Baru Islam kepada masyarakat Jakarta.
“Saya ucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Semoga semangat Muharam ini menyambut 500 tahun Jakarta pada tahun 2027.”
Dalam kesempatan itu, Rano turut menyampaikan salam dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sedang menjalankan agenda dinas di Singapura.
Antusiasme Pengunjung Warnai Festival
Festival mendapat sambutan positif dari masyarakat. Reddy Kurniawan mengaku mengetahui acara tersebut melalui media sosial.
Menurutnya, lokasi festival nyaman untuk keluarga. Ia berharap fasilitas taman, terutama area bermain anak, terus ditingkatkan.
Sementara itu, Belinda datang bersama pasangannya untuk menyaksikan penampilan Haddad Alwi.
Meski hujan deras sempat turun menjelang Magrib, seluruh rangkaian acara tetap berjalan. Rano Karno mengapresiasi panitia yang tetap bekerja profesional hingga festival selesai.
