Bahasa Kita – Film The Odyssey garapan sutradara Christopher Nolan resmi mendapat rating dewasa atau R (Restricted) dari Motion Picture Association (MPA). Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian karena jarang terjadi pada film blockbuster musim panas dengan anggaran besar.
Rating dewasa untuk film laga petualangan berskala masif tergolong tidak umum di industri Hollywood modern. Biasanya, studio film lebih memilih label PG atau PG-13 agar dapat menjangkau pasar penonton yang lebih luas di dunia Hiburan.
Meski begitu, Christopher Nolan kembali mengambil langkah berbeda lewat The Odyssey. Yang jadi sorotan, film tersebut diperkirakan menghadirkan adegan pertempuran brutal dengan visual penuh pertumpahan darah.
Variety melaporkan keputusan rating dewasa itu diduga berkaitan dengan intensitas adegan perang dalam film. Namun, Motion Picture Association belum menjelaskan alasan detail terkait klasifikasi tersebut.
The Odyssey Jadi Film Rating R Berbiaya Fantastis
The Odyssey disebut menelan biaya produksi hingga US$250 juta atau sekitar Rp4 triliun. Dengan angka tersebut, film ini masuk dalam jajaran film berating R termahal sepanjang sejarah perfilman.
Dalam praktiknya, biaya produksi besar biasanya membuat studio lebih berhati-hati menentukan klasifikasi usia. Sebab, rating dewasa dapat membatasi jumlah penonton di bioskop.
Namun, Nolan tetap mempertahankan pendekatan tersebut untuk proyek terbarunya. Di sisi lain, langkah itu memperlihatkan kepercayaan besar studio terhadap daya tarik sang sutradara.
Film ini bahkan disebut melampaui biaya produksi beberapa film rating R lain seperti Joker: Folie à Deux serta Deadpool & Wolverine.

Selain itu, Universal Pictures kembali dipercaya menjadi distributor utama The Odyssey. Kerja sama ini melanjutkan kolaborasi sukses Nolan bersama Universal setelah film Oppenheimer.
Christopher Nolan Pernah Sukses dengan Oppenheimer
Keputusan memakai rating dewasa bukan pengalaman pertama bagi Christopher Nolan. Sebelumnya, Oppenheimer juga mendapat klasifikasi R dan tetap mencatat kesuksesan besar di box office global.
Secara faktual, Oppenheimer meraih pendapatan hampir US$1 miliar di seluruh dunia. Film tersebut juga sukses besar di ajang Oscar.
Yang menarik, sebagian besar film musim panas Nolan sebelumnya justru menggunakan rating PG-13. Mulai dari Inception, Dunkirk, Tenet, hingga trilogi The Dark Knight tetap mempertahankan klasifikasi yang lebih aman untuk pasar luas.
Karena itu, rating dewasa pada The Odyssey dianggap sebagai langkah berani. Meski begitu, para pelaku industri bioskop tetap optimistis film tersebut akan mendominasi pasar.
Tiket IMAX The Odyssey Langsung Ludes
Antusiasme publik terhadap The Odyssey sudah terlihat jauh sebelum jadwal penayangan resmi dimulai. Tiket penayangan khusus format IMAX 70mm dilaporkan habis terjual dalam waktu singkat.
Pada saat yang sama, tingginya permintaan penonton juga sempat menyebabkan antrean panjang di sistem penjualan tiket daring. Fenomena tersebut memperlihatkan besarnya ekspektasi publik terhadap karya terbaru Christopher Nolan.
Tak hanya itu, film ini diperkuat deretan aktor papan atas Hollywood. Beberapa nama besar yang terlibat antara lain Matt Damon, Tom Holland, Zendaya, Robert Pattinson, hingga Anne Hathaway.
Dalam konteks tersebut, kombinasi nama besar pemain dan reputasi Nolan menjadi daya tarik utama film ini. Para pengusaha bioskop bahkan meyakini The Odyssey akan menjadi salah satu rilisan terbesar tahun ini.
Yang patut dicatat, kesuksesan penjualan tiket awal memperlihatkan kekuatan pasar Nolan setelah keberhasilan Oppenheimer. Dampaknya, ekspektasi terhadap The Odyssey terus meningkat menjelang jadwal tayang global.
The Odyssey dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 15 Juli mendatang. Film tersebut diprediksi menjadi salah satu rilisan Hollywood paling dinanti sepanjang tahun ini.
