Bahasa Kita – Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Grace Natalie, menegaskan dirinya tidak pernah memiliki persoalan pribadi dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK.
Pernyataan itu disampaikan Grace saat menjawab polemik terkait konten video yang menyinggung ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada atau UGM.
Grace mengatakan dirinya tetap terbuka apabila JK ingin berdiskusi secara langsung terkait konteks pernyataan yang disampaikannya dalam konten tersebut.
“Ya tentu saya terbuka untuk namanya kita mau diskusi. Saya juga tidak pernah ada masalah apapun gitu kan sama Pak JK sebagai pribadi. Pernyataan saya pun juga normal-normal aja,” kata Grace dalam konferensi pers di Menteng, Senin.
Menurut Grace, dirinya juga siap memberikan penjelasan apabila ada pihak yang ingin memahami konteks pernyataannya secara utuh.
“Oleh karenanya saya siap kalau mau dimintai penjelasan misalnya, atau mungkin Pak JK mau tanya apa sih konteksnya. Tapi kan yang kemarin melaporkan juga bukan Pak JK kan,” ujarnya.
Grace Natalie Soroti Laporan Terkait Konten Ceramah JK
Di sisi lain, Grace mengaku heran karena laporan terhadap dirinya justru diajukan pihak yang tidak berkaitan langsung dengan Jusuf Kalla.
Ia kembali menegaskan hubungan pribadinya dengan JK selama ini berjalan baik dan tidak pernah memiliki konflik.
“Saya nggak pernah ada masalah sama Pak JK. Kebetulan juga sudah lama agak lama nggak ketemu beliau. Nggak pernah punya masalah. Teman-teman bisa cek track record pribadi saya, saya nggak pernah punya masalah apapun dengan Pak JK,” tegasnya.
Yang jadi sorotan, laporan terhadap Grace Natalie muncul setelah beredarnya konten yang membahas isi ceramah Jusuf Kalla di UGM.
Selain Grace Natalie, dua nama lain yakni Ade Armando dan Permadi Arya juga turut dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Laporan tersebut diketahui diajukan gabungan sekitar 40 organisasi kemasyarakatan atau ormas.
Laporan ke Bareskrim Terkait Dugaan Penggiringan Opini
Berdasarkan laporan yang disampaikan, ketiga terlapor diduga membuat konten yang menggiring opini negatif terhadap Jusuf Kalla.
Para pelapor juga menilai isi ceramah JK di UGM dipotong sehingga memunculkan persepsi berbeda di media sosial.
Dalam konteks tersebut, polemik berkembang luas di ruang digital dan memicu perdebatan publik terkait isi video yang beredar.
Namun pada kenyataannya, Grace Natalie menilai pernyataan yang disampaikannya masih dalam batas normal dan tidak ditujukan untuk menyerang pribadi JK.
Grace Natalie Buka Ruang Dialog dengan Jusuf Kalla
Grace menegaskan dirinya terbuka apabila Jusuf Kalla ingin meminta penjelasan langsung mengenai isi konten yang dipermasalahkan.
Menurutnya, komunikasi langsung akan lebih tepat untuk menjelaskan konteks dibanding polemik yang berkembang di media sosial.
Tak berhenti di situ, Grace juga memastikan dirinya tidak memiliki persoalan pribadi maupun politik dengan mantan Wakil Presiden RI tersebut.
Sementara itu, laporan yang masuk ke Bareskrim Polri terkait kasus ini masih menjadi perhatian publik dan menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian.
