Bahasa Kita – Harga komoditas pangan mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Kenaikan paling tinggi terjadi pada kelompok cabai, terutama cabai rawit merah yang hampir menyentuh kenaikan 8 persen.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Minggu, 24 Mei 2026, lonjakan harga terjadi pada sejumlah bahan pokok utama. Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi. Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp73.500 per kilogram atau naik 7,93 persen.
Sementara itu, cabai rawit hijau naik 7,44 persen menjadi Rp54.150 per kilogram. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan sebesar 6,09 persen menjadi Rp54.900 per kilogram.
Di sisi lain, cabai merah besar tercatat naik 5,02 persen dengan harga Rp57.550 per kilogram. Kenaikan harga cabai menjadi sorotan karena terjadi merata di hampir seluruh jenis cabai utama.
Harga Komoditas Pangan Mulai Bergerak Naik
Tak hanya cabai, sejumlah komoditas lain juga mulai mengalami kenaikan harga. Bawang merah ukuran sedang tercatat naik 2 persen menjadi Rp48.350 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas 1 ikut meningkat menjadi Rp148.300 per kilogram atau naik 0,41 persen. Sedangkan daging sapi kualitas 2 naik 0,22 persen menjadi Rp139.450 per kilogram.
Pada saat yang sama, harga beras kualitas super I mencapai Rp17.450 per kilogram. Angka tersebut naik 0,29 persen dibanding sebelumnya.
Beras medium I tercatat berada di harga Rp16.150 per kilogram. Sementara beras medium II dijual Rp16.000 per kilogram.
Dalam perkembangan selanjutnya, minyak goreng curah juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,24 persen menjadi Rp20.600 per kilogram.
Pemprov DKI Jakarta Awasi Ketat Harga Pangan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku terus memantau fluktuasi harga pangan menjelang Iduladha 2026. Pengawasan dilakukan melalui koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan kenaikan harga menjelang Iduladha merupakan fenomena musiman.
“Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung terus bekerja keras menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan,” kata Chico di Jakarta.
Menurutnya, pengawasan dilakukan setiap hari oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP). Fokus utama berada pada distribusi dan pasokan komoditas strategis di pasar-pasar utama Jakarta.
Selain itu, pemerintah daerah juga memantau rantai distribusi dari wilayah produsen hingga konsumen. Pengawasan mutu dan keamanan pangan turut menjadi perhatian menjelang Iduladha.
Daftar Harga Komoditas Pangan Jelang Iduladha 2026
- Beras medium I Rp16.150/kg
- Beras medium II Rp16.000/kg
- Beras kualitas super I Rp17.450/kg
- Beras kualitas super II Rp16.950/kg
- Gula pasir premium Rp20.200/kg
- Gula pasir lokal Rp19.150/kg
- Minyak goreng curah Rp20.600/kg
- Minyak goreng kemasan merek 1 Rp23.900/kg
- Minyak goreng merek 2 Rp23.100/kg
- Telur ayam ras segar Rp30.500/kg
- Cabai merah besar Rp57.550/kg
- Cabai merah keriting Rp54.900/kg
- Cabai rawit hijau Rp54.150/kg
- Cabai rawit merah Rp73.500/kg
- Daging ayam ras segar Rp38.500/kg
- Daging sapi kualitas 1 Rp148.300/kg
- Daging sapi kualitas 2 Rp139.450/kg
- Bawang merah ukuran sedang Rp48.350/kg
- Bawang putih ukuran sedang Rp38.650/kg
Yang jadi sorotan, kenaikan harga pangan kali ini terjadi menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk persiapan Iduladha. Pemerintah daerah memastikan pemantauan terus dilakukan agar pasokan tetap terjaga.
