Kepala Korlantas Polri resmi berganti setelah Korps Lalu Lintas Polri menggelar serah terima jabatan dari Irjen Agus Suryonugroho kepada Irjen Wibowo. Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menandai estafet berbagai program transformasi yang telah berjalan.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar upacara serah terima jabatan Kepala Korlantas di Lapangan NTMC Polri pada Sabtu (4/7). Dalam prosesi tersebut, Irjen Agus Suryonugroho menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Irjen Wibowo.
Dalam sambutannya, Agus menyampaikan rasa syukur karena pernah menjadi bagian dari keluarga besar Korlantas Polri. Menurutnya, berbagai capaian selama masa kepemimpinannya lahir dari kerja sama seluruh jajaran.
Ia menilai kebersamaan menjadi modal utama dalam menghadirkan berbagai inovasi di lingkungan Korlantas. Karena itu, Agus menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah mendukung setiap program.
Agus Akui Masih Ada Kekurangan
Agus mengakui belum seluruh program berjalan secara maksimal. Meski begitu, ia menegaskan berbagai pencapaian dapat terwujud berkat kekompakan seluruh anggota.
“Banyak hal yang tentunya saya lakukan di Korlantas Polri yang belum maksimal. Tetapi berkat kebersamaan, berkat kekompakan, dan rasa memiliki yang kita bangun, banyak prestasi yang dapat kita ukir bersama,” ujarnya.
Selain itu, Agus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel apabila selama memimpin terdapat kebijakan maupun arahan yang kurang berkenan.
“Apabila ada kebijakan, perintah, ataupun kegiatan yang membuat rekan-rekan tidak nyaman atau tersinggung, saya menghaturkan permohonan maaf, termasuk dari istri dan anak-anak saya,” katanya.
Program Transformasi Jadi Titipan untuk Pimpinan Baru
Dalam kesempatan yang sama, Agus menyampaikan harapannya kepada Irjen Wibowo agar melanjutkan sejumlah program strategis Korlantas Polri.
Program tersebut meliputi Polantas Menyapa, Digital Korlantas, hingga Transformasi Digital. Menurutnya, seluruh program itu bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, Agus menekankan pentingnya membangun citra polisi lalu lintas yang semakin dekat dengan masyarakat. Ia berharap setiap personel menjaga sikap, perilaku, serta cara berkomunikasi saat menjalankan tugas.
“Saya titip Pak Bowo ada program Polantas Menyapa, ada Digital Korlantas, ada Transformasi Digital. Yang paling terpenting mari kita mengubah wajah Polantas, menjadi Polantas yang dekat dengan masyarakat, diterima di tengah masyarakat, baik dari pola sikap, perilaku maupun cara kita berbicara,” tuturnya.
Pesan Menjaga Profesionalisme
Lebih jauh, Agus mengajak seluruh personel tetap menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Menurutnya, profesionalisme menjadi fondasi utama Korlantas Polri.
Ia juga mendoakan agar institusi tersebut terus memberikan kontribusi terbaik bagi Polri dan masyarakat.
Sebagai penutup, Agus berpamitan kepada seluruh jajaran Korlantas Polri. Ia menegaskan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari pengabdian dan pelayanan kepada institusi.
“Saya mohon pamit, saya mohon izin meninggalkan Korlantas Polri, tetapi bukan untuk berpisah. Dalam estafet kepemimpinan sejatinya ada pengabdian dan pelayanan,” pungkasnya.
