OTT KPK di Langkat mengamankan Bupati Syah Afandin bersama enam orang lainnya. Dalam operasi tersebut, penyidik juga menemukan uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berkaitan dengan fee proyek.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada Kamis (2/7). Dalam operasi tersebut, Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim turut diamankan bersama enam orang lainnya.
Selain melakukan penangkapan, tim penyidik juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. KPK menduga uang tersebut merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan pihak swasta kepada bupati.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan barang bukti itu ditemukan saat pelaksanaan operasi senyap di sejumlah lokasi.
KPK Sita Uang Tunai Diduga Fee Proyek
Budi menjelaskan uang tunai yang diamankan bernilai ratusan juta rupiah.
Menurut dugaan awal penyidik, uang tersebut berkaitan dengan fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada Bupati Langkat.
Selain menyita uang tunai, KPK masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian dugaan tindak pidana korupsi dalam perkara tersebut.
OTT Digelar di Tiga Lokasi Berbeda

Operasi tangkap tangan berlangsung di tiga wilayah, yakni Kabupaten Langkat, Kota Binjai, dan Kota Medan.
Dari operasi tersebut, KPK mengamankan tujuh orang. Mereka terdiri atas Bupati Langkat Syah Afandin, satu aparatur sipil negara di Kabupaten Langkat, serta lima orang dari pihak swasta.
Seluruh pihak yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal sebelum proses hukum berlanjut di Jakarta.
Penyidik Dalami Dugaan Gratifikasi Lain
KPK tidak hanya fokus pada dugaan penerimaan fee proyek yang menjadi dasar operasi tangkap tangan.
Penyidik juga akan menelusuri kemungkinan adanya penerimaan lain, termasuk dugaan gratifikasi, suap, maupun bentuk penerimaan yang berkaitan dengan jabatan penyelenggara negara.
Menurut Budi, proses pendalaman tersebut menjadi bagian dari penyidikan agar seluruh dugaan tindak pidana dapat diungkap secara menyeluruh.
Bupati Langkat Dibawa ke Jakarta
Setelah diamankan, Syah Afandin bersama pihak lain menjalani pemeriksaan awal di kantor kepolisian setempat.
Selanjutnya, pada Jumat (3/7), Bupati Langkat diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Perkara yang sedang ditangani KPK berkaitan dengan dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.
Penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan guna menentukan konstruksi perkara dan langkah hukum berikutnya.
