KAI Daop 8 Surabaya mencatat 6.707 pelanggan menuju Jakarta pada Senin (7/9). Volume harian itu naik 44 persen dibandingkan sehari sebelumnya.
Lonjakan penumpang kereta api dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta menjadi perkembangan terbaru setelah erupsi Gunung Anak Krakatau. KAI melihat kebutuhan perjalanan masyarakat meningkat dalam kondisi tersebut.
Data angkutan penumpang KAI menunjukkan 6.707 pelanggan berangkat dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta pada Senin (7/9). Angka ini lebih tinggi dibandingkan volume perjalanan sehari sebelumnya.
Pada Minggu (6/9), KAI mencatat 4.669 pelanggan dengan tujuan Jakarta. Selisihnya mencapai 2.038 pelanggan, sehingga volume perjalanan meningkat 44 persen dalam satu hari.
Kenaikan Lebih Besar Terlihat dalam Perbandingan Mingguan
Sementara itu, perkembangan tersebut juga tampak ketika KAI membandingkan data Senin (7/9) dengan Senin (31/8). Pada periode sebelumnya, jumlah pelanggan dari Daop 8 Surabaya menuju Jakarta mencapai 3.562 orang.
Dengan volume 6.707 pelanggan pada Senin berikutnya, kenaikannya mencapai 88 persen. Data itu menunjukkan peningkatan perjalanan tidak hanya terjadi dari hari ke hari.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyebut kereta api menjadi salah satu alternatif transportasi yang dipilih masyarakat. Pernyataan itu berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan perjalanan menuju Jakarta.
“Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta,” ujar Mahendro dalam keterangan tertulis.
KAI Buka Ruang Penyesuaian Kapasitas
Di sisi lain, KAI menyatakan akan terus memantau kebutuhan pelanggan selama kondisi berlangsung. Perusahaan juga berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk mengakomodasi perjalanan masyarakat.
Mahendro menegaskan KAI dapat melakukan penyesuaian perjalanan maupun kapasitas apabila diperlukan. Langkah tersebut disiapkan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada KAI. Pada saat yang sama, peningkatan volume penumpang menjadi dasar bagi KAI untuk terus memperhatikan kebutuhan perjalanan menuju Jakarta.
