kebakaran di curup

Kebakaran Di Curup Hanguskan 6 Rumah, Diduga Korsleting Listrik

Bahasa Kita – Peristiwa kebakaran di Curup menghanguskan sedikitnya enam unit rumah warga di Gang Berdikari, Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada Jumat (1/5) malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M. Hasan Basri menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Diduga sementara ini penyebab kebakaran akibat korsleting listrik. Diperkirakan kerugian materiil mencapai Rp600 juta,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kebakaran Berawal dari Rumah Kosong

Berdasarkan keterangan saksi, sumber api pertama kali muncul dari sebuah rumah kosong milik almarhum Ir alias Bahani.

Rumah tersebut diketahui sudah lama tidak ditempati, sehingga api tidak segera terdeteksi pada tahap awal.

Salah satu saksi, Yuyun (55), mengaku mengetahui kejadian saat sedang makan malam di rumahnya.

Ia kemudian mendengar teriakan warga yang panik melihat kobaran api.

Saksi mendengar warga berteriak kebakaran, saat keluar rumah api sudah membesar di rumah kosong milik almarhum Ir,” jelas Hasan Basri.

Dalam waktu singkat, api terus membesar dan sulit dikendalikan.

Api Cepat Merambat ke Rumah Warga

Yang jadi sorotan, kondisi bangunan serta hembusan angin mempercepat penyebaran api ke rumah di sekitarnya.

Akibatnya, lima rumah lain turut terdampak dalam kejadian tersebut.

  • Rumah milik Doris
  • Rumah milik Ujang
  • Rumah milik Tondi
  • Rumah milik Atik Denan
  • Rumah milik Robinson

Dalam praktiknya, material bangunan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum bantuan datang.

M. Hasan Basri
Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP M. Hasan Basri

Proses Pemadaman dan Penyelidikan Polisi

Dinas Pemadam Kebakaran Rejang Lebong akhirnya menerjunkan tiga unit armada ke lokasi kejadian.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.53 WIB setelah proses pemadaman yang melibatkan petugas dan warga.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, proses olah tempat kejadian perkara masih berlangsung.

Anggota masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut guna memastikan penyebab pastinya,” tegas Hasan Basri.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar mengingat cepatnya api menyebar dalam waktu singkat.