Bayu DewantoroKaro SDM Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Dewantoro

Bahasa Kita – Polda Kalimantan Barat terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pengawasan intensif terhadap Demplot Uwi Ungu di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Lahan percontohan tersebut berada di Jalan Prastia, Gang Harum Manis, dan menjadi bagian dari program pendampingan sektor pertanian yang dijalankan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Kegiatan monitoring dipimpin langsung Karo SDM Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Dewantoro, didampingi Kabagbinkar Ro SDM AKBP Suparno Agus Candra Kusumah bersama personel Bakomsus Ketahanan Pangan.

Secara faktual, sebanyak 380 batang tanaman Uwi Ungu yang ditanam di lokasi tersebut menunjukkan perkembangan positif setelah memasuki usia tanam sekitar 64 hari.

Rata-rata tinggi tanaman kini mencapai 200 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang dinilai sehat dan stabil.

Demplot Uwi Ungu Jadi Bagian Strategi Ketahanan Pangan

Polda Kalbar menyebut pengembangan Demplot Uwi Ungu tidak sekadar menjadi kegiatan pertanian biasa, melainkan bagian dari strategi mendukung ketersediaan pangan alternatif di daerah.

Dalam peninjauan lapangan, tim melakukan penyiraman langsung sekaligus memastikan kondisi tanah dan tanaman tetap terjaga.

Yang jadi sorotan, pertumbuhan tanaman dinilai cukup optimal pada usia dua bulan pertama.

Kombes Pol Bayu Dewantoro mengatakan pengawasan dilakukan secara ketat agar kualitas hasil panen nantinya tetap maksimal.

Kami melakukan pengawasan ketat terhadap pertumbuhan Demplot Uwi Ungu ini,” ujar Bayu.

Menurutnya, langkah lanjutan akan difokuskan pada penggunaan pupuk tunggal untuk memperkuat struktur tanaman dan mendukung pembentukan umbi.

Dalam praktiknya, pengembangan tanaman alternatif seperti Uwi Ungu dinilai penting untuk memperluas pilihan sumber pangan masyarakat.

Kegiatan monitoring juga diisi dengan diskusi bersama tokoh masyarakat dan kelompok tani di sekitar lokasi demplot.

Polda Kalbar menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam pengembangan budidaya tanaman pangan lokal.

Di sisi lain, program tersebut juga diarahkan untuk memberikan edukasi mengenai potensi ekonomi Uwi Ungu sebagai komoditas pertanian.

Yang menarik, personel Bakomsus Ketahanan Pangan dilibatkan langsung karena memiliki kompetensi khusus di bidang pertanian.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengatakan kehadiran personel tersebut menjadi bentuk konkret dukungan Polri terhadap sektor produktif masyarakat.

Ini adalah langkah konkret instruksi Kapolri guna mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan,” kata Bambang.

Ia menambahkan, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga ingin memastikan keberadaan institusi kepolisian memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam perkembangan selanjutnya, tim Ketahanan Pangan Polda Kalbar akan melakukan pengendalian hama secara berkala untuk menjaga kualitas tanaman.

Penyiraman intensif juga disiapkan guna menjaga kelembapan tanah selama masa pertumbuhan umbi.

Selain itu, penggunaan pupuk pendukung akan mulai diterapkan untuk mempercepat proses pembentukan umbi sehat dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Dalam konteks tersebut, Demplot Uwi Ungu diharapkan tidak hanya menjadi proyek percontohan, tetapi juga mampu mendorong masyarakat mengembangkan budidaya serupa.

Secara garis besar, program ini menjadi bagian dari kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di Kalimantan Barat melalui pengembangan komoditas lokal.