Bahasa Kita – Polisi menggagalkan dugaan aksi tawuran di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, saat patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) digelar pada Sabtu malam (16/5/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan senjata tajam jenis celurit hingga narkoba tembakau sintetis atau sinte yang diduga disiapkan kelompok remaja di lokasi.
Patroli dilakukan Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat bersama unsur tiga pilar dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Saat patroli berlangsung, petugas mendapati sekelompok remaja tengah berkumpul di salah satu lokasi di wilayah Kebon Jeruk.
“Saat melakukan patroli, petugas mendapati sejumlah remaja yang sedang berkumpul dan nongkrong di lokasi tersebut,” ujar Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha Ferdianto dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Patroli Tawuran Jakbar Temukan Celurit dan Senjata Mainan
Ketika petugas mendekati lokasi untuk melakukan pemeriksaan, kelompok remaja tersebut langsung melarikan diri.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar area tempat para remaja berkumpul.
Hasilnya, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di sebuah bangunan kosong.
Selain celurit, petugas juga menemukan satu senjata mainan jenis klewang di lokasi yang sama.
Yang jadi sorotan, polisi turut menyita narkoba jenis tembakau sintetis atau sinte dari area penyisiran tersebut.
“Selain itu, petugas juga menemukan narkoba jenis tembakau sintetis (sinte),” ucap Nur Aqsha Ferdianto.
Dalam praktiknya, temuan senjata tajam dan narkoba tersebut menjadi perhatian aparat karena berpotensi memicu gangguan keamanan di wilayah permukiman warga.
Di sisi lain, patroli kewilayahan dinilai penting untuk mencegah aksi tawuran maupun tindak kriminal jalanan sejak dini.
Polisi Intensifkan Patroli untuk Tekan Tawuran di Kebon Jeruk
Kompol Nur Aqsha Ferdianto mengatakan patroli KRYD bersama unsur tiga pilar rutin dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi kejahatan jalanan.
Patroli tidak hanya menyasar aksi tawuran, tetapi juga berbagai tindak kriminal lain yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Kegiatan patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan seperti tawuran, begal, curat, curas, curanmor hingga aksi geng motor,” katanya.
Dalam konteks tersebut, kepolisian menargetkan terciptanya situasi wilayah yang lebih aman serta menekan angka tawuran di kawasan Kebon Jeruk.
Keberhasilan petugas menemukan senjata tajam dan sinte saat patroli disebut menjadi bukti pentingnya pengawasan rutin di titik rawan.
Tak hanya itu, patroli juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi potensi bentrokan antarkelompok remaja yang kerap terjadi pada malam hari.
Sementara itu, Polsek Kebon Jeruk mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan aktivitas mencurigakan maupun tindak kriminal kepada kepolisian.
Laporan masyarakat dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110 agar segera ditindaklanjuti petugas di lapangan.
Di waktu yang sama, aparat kepolisian memastikan patroli wilayah akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta Barat.
