I Made Kembang HartawanBupati Jembrana Kembang Hartawan saat menyosialisasikan program 1 keluarga 1 sarjana

Bahasa Kita – Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan program beasiswa “1 Keluarga 1 Sarjana” dari Pemerintah Provinsi Bali akan menyentuh masyarakat di wilayah Jembrana.

Program tersebut disiapkan sebagai langkah meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.

Dalam konteks tersebut, program beasiswa ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih kompetitif dan memiliki daya saing.

Program Beasiswa Jembrana Sasar Keluarga Kurang Mampu

Program “1 Keluarga 1 Sarjana” diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang memiliki KTP Bali.

Yang jadi sorotan, penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan biaya pendidikan tetapi juga dukungan biaya hidup selama masa kuliah.

Fasilitas yang diberikan meliputi pembebasan biaya pendaftaran, SPP atau UKT hingga delapan semester, serta uang pangkal yang ditanggung perguruan tinggi mitra.

Selain itu, mahasiswa penerima program juga memperoleh bantuan biaya hidup bulanan dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan wilayah.

Secara faktual, program ini menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat yang selama ini terkendala ekonomi.

Pemerintah Provinsi Bali menargetkan sekitar 1.450 mahasiswa dapat mengikuti program ini, dengan tujuan agar setiap keluarga kurang mampu memiliki minimal satu sarjana,” ujar Bupati Kembang Hartawan saat sosialisasi program.

Seleksi Ketat Libatkan Desa Adat

Dalam praktiknya, proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara ketat agar bantuan tepat sasaran.

Seleksi melibatkan rekomendasi desa adat serta indikator kondisi ekonomi keluarga calon penerima.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan pelaksanaan program mendapat dukungan dari berbagai perguruan tinggi di Bali.

Saat ini, sebanyak 28 perguruan tinggi disebut telah siap mendukung program tersebut.

Yang kerap luput diperhatikan, keterlibatan perguruan tinggi menjadi faktor penting agar mahasiswa penerima beasiswa mendapatkan akses pendidikan yang memadai.

Dalam perkembangan selanjutnya, program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok.

Jembrana Dorong Generasi Muda Kuliah

Selain program “1 Keluarga 1 Sarjana”, Pemerintah Provinsi Bali juga memperkenalkan program “Bali Go Global”.

Program tersebut membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan melalui pendidikan vokasi dan pelatihan.

Pada sisi yang sama, generasi muda juga dipersiapkan agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Bupati Kembang Hartawan menilai pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran satu sarjana dalam keluarga dapat membawa perubahan besar terhadap pola pikir dan taraf hidup.

Ia juga mengajak para orang tua di Jembrana untuk mendorong anak-anak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Pemerintah sudah menyiapkan program dan peluang. Kini penting bagi masyarakat untuk memanfaatkannya dan berani memiliki cita-cita besar,” ujarnya.

Secara garis besar, sinergi program pendidikan tersebut diharapkan mampu menciptakan SDM unggul dan berdaya saing global di Jembrana maupun wilayah Bali lainnya.