Taman Tarumajaya berubah jadi tempat sampah liar setelah ruang hijau yang dibangun melalui program CSR pada 2018 tidak lagi terawat. Kini, kawasan di pinggir Jalan Puri Harapan, Desa Setiasih, Kabupaten Bekasi, dipenuhi tumpukan limbah rumah tangga yang mengganggu kenyamanan warga.
Taman Tarumajaya yang berada di pinggir Jalan Puri Harapan, Desa Setiasih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, kini kehilangan fungsi sebagai ruang terbuka hijau. Area yang sebelumnya tertata rapi berubah menjadi lokasi pembuangan sampah liar dengan tumpukan limbah rumah tangga yang membentang hingga ke tepi jalan.
Kondisi tersebut sangat berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Pada 2018, lahan kosong itu mendapat penataan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari salah satu perusahaan BUMN. Saat itu, kawasan tersebut hadir sebagai taman yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat dan menikmati lingkungan yang lebih hijau.
Selain menyediakan ruang terbuka, taman itu juga dilengkapi bangku, pepohonan, serta bangunan bank sampah sebagai fasilitas pendukung kebersihan lingkungan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat menjaga kebersihan kawasan.
Kondisi Taman Tarumajaya Kini Memprihatinkan
Seiring berjalannya waktu, kawasan taman tidak lagi memperoleh perawatan sebagaimana sebelumnya. Akibatnya, pepohonan tumbuh semakin rimbun, sementara semak belukar menutupi sebagian besar area sehingga suasana asri perlahan menghilang.
Di sisi lain, tumpukan sampah rumah tangga mulai memenuhi lahan tersebut. Sampah terlihat berserakan hingga ke pinggir jalan, mengubah wajah taman yang dahulu menjadi salah satu ruang hijau di kawasan Tarumajaya.
Kondisi itu turut memengaruhi kenyamanan lingkungan sekitar. Pemandangan yang sebelumnya didominasi pepohonan dan fasilitas taman kini berganti dengan hamparan limbah rumah tangga yang menumpuk di berbagai sudut lokasi.
Secara faktual, lahan yang semula dirancang sebagai ruang terbuka hijau lengkap dengan fasilitas penunjang kebersihan kini tidak lagi menjalankan fungsi tersebut. Bekas taman itu berubah menjadi tempat pembuangan sampah liar yang dipenuhi limbah rumah tangga dan terlihat memprihatinkan.
hingga berita ini di terbitkan, belum ada tanggapan khusus dari dinas terkait.
