respons Anwar Ibrahim terhadap ASRespons Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tetap mempertahankan larangan warga negara Israel meski mendapat kritik dari anggota Kongres AS.

Respons Anwar Ibrahim terhadap kritik anggota Kongres Amerika Serikat menegaskan Malaysia tidak akan mengubah kebijakan larangan bagi warga negara Israel meski mendapat tekanan dari luar negeri.

Respons Anwar Ibrahim terhadap kritik sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat memperjelas posisi pemerintah Malaysia terkait kebijakan larangan masuk bagi warga negara Israel. Perdana Menteri Malaysia memastikan kebijakan tersebut tetap berlaku dan tidak akan diubah.

Pernyataan itu muncul setelah delapan anggota Kongres AS meminta Departemen Luar Negeri Amerika Serikat meninjau kembali hubungan keamanan serta ekonomi dengan Kuala Lumpur. Mereka juga mengusulkan penghentian pendanaan program pelatihan militer bagi Malaysia.

Dalam tanggapannya, Anwar menilai langkah tersebut sebagai bentuk tekanan terhadap pemerintah Malaysia. Namun, ia menegaskan negaranya memiliki hak menentukan kebijakan sesuai kepentingan nasional.

Malaysia Pastikan Hubungan dengan AS Tetap Berjalan

Yang menjadi sorotan, Anwar menyatakan protes anggota Kongres AS seharusnya tidak memengaruhi hubungan bilateral kedua negara. Malaysia, menurutnya, tetap membuka hubungan baik dengan Amerika Serikat dalam berbagai sektor.

Selain itu, Malaysia tetap menerima warga negara Amerika Serikat serta menyambut investasi, perdagangan, dan kerja sama ekonomi yang selama ini berlangsung antara kedua negara.

Namun, dalam konteks kebijakan luar negeri, Anwar menegaskan Malaysia tetap konsisten menyuarakan isu Palestina dan Gaza. Ia mengatakan pemerintah tidak akan berhenti mengecam tindakan yang dinilai sebagai kekerasan terhadap warga sipil.

Menurut Anwar, Malaysia merupakan negara merdeka yang memiliki hak menentukan kebijakannya sendiri. Karena itu, pemerintah tetap mempertahankan larangan bagi warga negara Israel tanpa mengubah hubungan diplomatik dan ekonomi dengan negara lain.

Dengan penegasan tersebut, pemerintah Malaysia memastikan kebijakan yang telah diterapkan selama beberapa dekade tetap menjadi bagian dari sikap resmi negara meski mendapat kritik dari sebagian anggota Kongres Amerika Serikat.

One thought on “Respons Anwar Ibrahim atas Kritik AS soal Larangan Warga Israel ke Malaysia”

Comments are closed.