bahasakita.id – Penghargaan MURI kepada Surabaya sebagai kota dengan inovasi terbanyak dalam satu tahun mencerminkan proses panjang membangun ekosistem solusi publik. Sepanjang 2025, Pemkot Surabaya mencatat 1.214 inovasi yang diumumkan pada Inovboyo 2025 di Balai Pemuda, Kamis (18/12/2025).
Inovasi itu tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari kebutuhan lapangan, diuji, lalu diadaptasi untuk menyederhanakan urusan warga.
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan orientasi tersebut. “Inovasi bukan untuk gaya-gayaan. Tujuannya memangkas birokrasi, mempercepat layanan kesehatan, dan menggerakkan ekonomi umat,” kata Eri, Kamis (18/12/2025).

Inovasi sebagai Metode
Kepala Bappedalitbang Irvan Wahyudrajat menjelaskan Inovboyo 2025 menjadi etalase pendekatan kota terhadap masalah publik. “Mulai dari aplikasi berbasis AI, teknologi tepat guna mitigasi bencana, sampai inovasi sosial Kampung Kreatif,” ujarnya.
Dari Kurasi ke Replikasi
Inovasi melalui kurasi ketat sebelum direplikasi, termasuk untuk penanganan stunting dan perizinan UMKM. Perwakilan MURI menilai Surabaya menetapkan standar baru tata kelola yang adaptif dan kreatif.
Inovboyo 2025 dibuka untuk umum, memberi ruang dialog antara inovator dan warga.***
