Fajar Listiyantoro meninggal duniaFajar Listiyantoro meninggal dunia pada Jumat malam. Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta itu dikenang atas dedikasi, loyalitas.

Fajar Listiyantoro meninggal dunia pada Jumat malam. Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta itu dikenang atas dedikasi, loyalitas, serta kiprahnya membina pesepak bola muda setelah pensiun.

Fajar Listiyantoro meninggal dunia dan meninggalkan duka bagi dunia sepak bola Indonesia, khususnya masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Mantan pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta itu berpulang pada Jumat (24/7/2026) malam.

Kabar wafatnya Fajar disampaikan PSS Sleman melalui akun media sosial resmi klub. Dalam pernyataannya, klub menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang dedikasi dan loyalitas almarhum selama membela tim berjuluk Super Elang Jawa.

PSS Sleman Kenang Dedikasi Sang Legenda

PSS Sleman menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian mantan pemainnya. Klub juga mengucapkan terima kasih atas perjuangan, pengabdian, serta nilai-nilai yang telah ditanamkan Fajar Listiyantoro selama menjadi bagian dari PSS Sleman.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh PSS Sleman (@pssleman)


Selain menjadi ikon PSS Sleman, Fajar juga memiliki ikatan kuat dengan PSIM Yogyakarta. Ia pernah memperkuat dua klub besar asal Daerah Istimewa Yogyakarta dan dikenal luas berkat nomor punggung 27 serta kemampuan lemparan ke dalam yang menjadi ciri khasnya.

Yang menarik, Fajar merupakan adik dari Seto Nurdiantoro, sosok yang juga dikenal sebagai legenda sepak bola Yogyakarta. Seto pernah menangani sejumlah klub, termasuk PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman sebagai pelatih.

Setelah mengakhiri karier sebagai pemain profesional, Fajar tetap mengabdikan diri untuk sepak bola. Ia aktif melatih pemain usia dini, termasuk membina SSB Potorono U-15 sebagai bagian dari upaya mencetak generasi pesepak bola berikutnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Fajar berjuang melawan penyakit gagal ginjal. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bolanet, ia rutin menjalani cuci darah sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Jumat malam.

Kepergian Fajar Listiyantoro menambah deretan kehilangan bagi sepak bola Yogyakarta. Sosoknya dikenang sebagai pemain yang memberikan kontribusi bagi PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, sekaligus tetap aktif membina pemain muda setelah pensiun.