Hilirisasi Produk Daur UlangPGN memperkuat hilirisasi produk daur ulang melalui Program Rumah Hijau Nusantara agar hasil pengolahan sampah plastik memiliki pasar dan menciptakan ekonomi berkelanjutan.

PGN memperluas Program Rumah Hijau Nusantara dengan fokus pada hilirisasi produk daur ulang. Langkah ini dilakukan agar hasil pengolahan sampah plastik tidak hanya diproduksi, tetapi juga memiliki pasar yang mampu menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan.

PGN melanjutkan pengembangan Program Rumah Hijau Nusantara dengan memperkuat ekosistem pemasaran produk hasil daur ulang. Pendekatan ini menjadi tahap lanjutan setelah kapasitas pengolahan sampah plastik di masyarakat mulai meningkat.

Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kota Cilegon, Kertabumi Recycling Centre, National Geographic Indonesia, dan Bank Sampah Al-Bustaniyah, perusahaan membangun rantai nilai yang menghubungkan proses produksi hingga pemasaran.

Dengan demikian, produk hasil pengolahan sampah diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi masyarakat.

Hilirisasi Jadi Fokus Pengembangan Program

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Malyudin, menilai penguatan hilirisasi menjadi langkah penting dalam pengembangan ekonomi sirkular.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas pengolahan. Produk hasil daur ulang juga harus memiliki akses pasar agar mampu menciptakan nilai tambah.

Ia melihat peluang kerja sama dengan Dinas Koperasi untuk memperluas pemasaran melalui berbagai pameran dan kegiatan daerah.

PGN Ingin Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular

Division Head CSR PGN, Krisdyan Widagdo Adhi, mengatakan perusahaan ingin membangun ekosistem yang menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah.

Menurutnya, program tersebut tidak berhenti pada penyediaan mesin dan sarana produksi. Sebaliknya, PGN berharap produk hasil olahan Bank Sampah Al-Bustaniyah dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, termasuk lingkungan perusahaan.

Kolaborasi Lintas Sektor Terus Diperkuat

Editor in Chief National Geographic Indonesia, Didi Kaspi Kasim, mengapresiasi perkembangan Program Rumah Hijau Nusantara yang dinilai terus berkembang melalui kerja sama berbagai pihak.

Sementara itu, dalam dua bulan terakhir program telah mengolah 871 kilogram sampah plastik menjadi berbagai produk bernilai tambah. Capaian tersebut menjadi dasar bagi pengembangan pasar produk daur ulang agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.