Aktivitas vulkanik terbaru menunjukkan Gunung Ibu mengalami tiga erupsi, sementara Ili Lewotolok mencatat dua letusan pada Senin pagi.
Gunung Ibu mencatat aktivitas paling sering dalam laporan erupsi Senin (7/9) pagi. Hingga pukul 08.40 WIB, gunung api di Maluku Utara itu sudah tiga kali erupsi.
Letusan Gunung Ibu berlangsung pada pukul 00.16, 06.16, dan 07.33 WIT. Erupsi terakhir menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 500 meter dari puncak.
Menurut PVMBG, kolom abu tersebut berwarna kelabu dengan intensitas tebal menuju utara. Aktivitas itu terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter.
Aktivitas Gunung Ibu Meningkat dalam Rentang Pagi
Yang jadi sorotan, erupsi terbaru Gunung Ibu berlangsung selama 44 detik. Ketinggian kolom abu mencapai sekitar 1.825 meter di atas permukaan laut.
Di sisi lain, Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata juga kembali mengalami erupsi. Dua letusan tercatat pada pukul 05.41 dan 06.15 WITA.
Erupsi kedua menghasilkan kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak. Ketinggiannya mencapai sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut.
Ili Lewotolok Catat Amplitudo Lebih Besar
Sementara itu, amplitudo maksimum erupsi Ili Lewotolok mencapai 40 milimeter. Durasi letusan tercatat selama 66 detik.
Kolom abu terlihat berwarna kelabu dan bergerak dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi pertama pada pukul 05.41 WITA juga menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 600 meter.
Selanjutnya, aktivitas vulkanik juga muncul di Jawa Timur. Gunung Semeru mengalami erupsi pada pukul 04.50 WIB.
PVMBG mencatat amplitudo maksimum erupsi Semeru mencapai 17 milimeter. Durasi aktivitas tersebut berlangsung selama 112 detik.
Namun, petugas tidak mengamati visual letusan Semeru. Data seismograf tetap mencatat aktivitas erupsi tersebut.
Secara faktual, laporan hingga Senin pagi mencatat tiga gunung api aktif mengalami erupsi. Lokasi gunung tersebut tersebar di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara.
Dengan kata lain, perkembangan terbaru memperlihatkan pola aktivitas berbeda pada masing-masing gunung. Gunung Ibu mencatat tiga erupsi, Ili Lewotolok dua erupsi, sedangkan Semeru mencatat satu erupsi.
