Banjir akibat curah hujan yang tinggi di Jakarta

Banjir Jakarta Picu Macet Tol Dalam Kota, Polisi Rekayasa Lalu Lintas dan BMKG Ungkap Cuaca Basah Seharian

bahasakita.id – Banjir Jakarta kembali berdampak langsung ke mobilitas warga. Sejumlah ruas Tol Dalam Kota mengalami kepadatan akibat akses keluar menuju jalan arteri tergenang, sementara BMKG memastikan hujan masih berpotensi mengguyur wilayah Ibu Kota sepanjang hari ini.

Banjir Jakarta bukan sekadar genangan biasa. Dampaknya terasa langsung di ruas tol utama, mengubah ritme perjalanan warga sejak pagi. Dalam konteks tersebut, kondisi cuaca dari BMKG menjadi penentu utama pergerakan Jakarta hari ini.

Banjir Jakarta dan Dampaknya ke Tol Dalam Kota

Pada titik ini, pengendara merasakan langsung imbas hujan yang turun sejak malam. Polisi membenarkan kepadatan lalu lintas terjadi di sejumlah ruas Tol Dalam Kota, terutama di titik keluar menuju jalan arteri yang terendam banjir.

Kalau padat itu Podomoro, Sunter, yang keluar-keluar itu karena arterinya banjir, jadinya dia padat di tol,” ungkap Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, Senin (12/1/26).

Secara faktual, genangan terparah terjadi di Rawa Bokor. Ketinggian air bahkan mencapai 60 cm. Akibatnya, akses keluar dari Tol Cengkareng menuju Rawa Bokor ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan lurus ke arah bandara.

Titik Macet dan Upaya Polantas di Lapangan

Sementara itu, Jasa Marga mencatat kepadatan di Tol Dalam Kota Cengkareng KM 31–KM 32 sejak pukul 08.37 WIB. Di sisi lain, Tol Jakarta–Tangerang juga padat hingga 2 kilometer di KM 18 Kunciran karena lonjakan volume kendaraan.

Banjir Meluas, Akses Rawa Bokor Ditutup
Banjir Meluas, Akses Rawa Bokor Ditutup

Di lapangan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi penumpukan. Kendaraan sedan bahkan tidak dapat melintas di beberapa akses keluar, sementara minibus masih memungkinkan.

BMKG: Hujan Masih Mengintai Jakarta

Dalam pembacaan sementara, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga petir masih akan terjadi di hampir seluruh wilayah Jakarta. Bahkan, peringatan dini dikeluarkan untuk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga sore hari.

Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim),” tulis BMKG.

Suhu udara hari ini diperkirakan berada di kisaran 22–28 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 96 persen. Artinya, potensi genangan susulan masih terbuka.