Komdigi Brantas JudolKomdigi bentuk tim dengan Meta untuk memberantas spam judi online di kolom komentar media sosial melalui AI, moderasi,.

Komdigi membentuk tim khusus bersama Meta guna menangani lonjakan promosi judi online melalui kolom komentar media sosial. Langkah ini menjadi respons atas modus terbaru yang menyasar akun dengan pengikut dan interaksi tinggi, termasuk akun pemerintah, media, serta influencer daerah.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Meta untuk memperkuat upaya pemberantasan promosi judi online yang kini semakin marak muncul di kolom komentar media sosial. Kerja sama tersebut melahirkan tim bersama yang berfokus menangani penyebaran spam promosi judi online dengan pola yang terus berkembang.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan langkah ini menjadi respons atas banyaknya laporan masyarakat mengenai komentar spam yang mempromosikan situs judi online. Menurutnya, pola tersebut kini menjadi salah satu modus utama pelaku untuk menjangkau pengguna media sosial.

Komdigi Perluas Kerja Sama ke Berbagai Platform Digital

Selain menggandeng Meta, Komdigi juga berencana membangun kerja sama serupa dengan platform digital lainnya. Langkah tersebut bertujuan mempercepat penanganan promosi judi online yang memanfaatkan fitur komentar pada berbagai layanan media sosial.

Menurut Meutya, komitmen Meta menjadi awal yang penting. Namun, pemberantasan spam judi online memerlukan kolaborasi lebih luas karena aktivitas pelaku tidak hanya terjadi pada satu platform.

Dalam konteks tersebut, pemerintah berharap seluruh penyedia layanan media sosial ikut memperkuat sistem moderasi konten. Dengan demikian, penyebaran komentar promosi judi online dapat ditekan lebih cepat.

TikTok Menjadi Platform dengan Spam Judi Online Terbanyak

Berdasarkan data Komdigi, TikTok mencatat persentase komentar spam judi online tertinggi, yakni mencapai 35 persen. Sementara itu, Facebook berada di posisi kedua dengan 28 persen.

Selanjutnya, Instagram menyumbang 22 persen, YouTube sebesar 10 persen, sedangkan X mencatat sekitar 5 persen dari keseluruhan komentar spam yang teridentifikasi.

Data tersebut menunjukkan bahwa penyebaran promosi judi online masih berlangsung di berbagai platform. Karena itu, penguatan pengawasan menjadi salah satu prioritas dalam kerja sama lintas perusahaan teknologi.

Akun Berengagement Tinggi Menjadi Target Pelaku

Komdigi menemukan bahwa pelaku lebih sering menyasar akun dengan tingkat interaksi tinggi. Strategi tersebut dipilih karena komentar memiliki peluang lebih besar terlihat oleh banyak pengguna.

Secara faktual, influencer daerah menjadi sasaran terbesar dengan porsi 52 persen. Selain itu, akun instansi pemerintah mencapai 31 persen, media massa sebesar 12 persen, sedangkan tokoh publik dan politisi sekitar 5 persen.

Yang menjadi sorotan, akun resmi pemerintah maupun media tidak dapat langsung diputus aksesnya hanya karena menjadi tempat munculnya komentar promosi judi online.

Platform Memegang Kendali Penghapusan Komentar Spam

Meutya menegaskan Komdigi memiliki kewenangan melakukan pemutusan akses terhadap akun atau konten yang melanggar ketentuan. Meski begitu, kewenangan menghapus komentar spam berada di tangan masing-masing platform media sosial.

Karena itu, pemerintah menilai kolaborasi teknis dengan penyedia platform menjadi langkah paling efektif untuk mengatasi modus terbaru tersebut. Teknologi moderasi berada di dalam sistem platform sehingga proses penanganan membutuhkan dukungan langsung dari perusahaan pengelola.

Meta Andalkan AI dan Moderasi Manusia

Director of Public Policy Southeast Asia Meta, Sarim Aziz, menyatakan perang melawan judi online merupakan persoalan lintas negara. Menurutnya, tidak ada satu perusahaan yang mampu mengatasinya tanpa kerja sama dengan pemerintah dan aparat penegak hukum.

Ia menjelaskan pelaku terus mengubah pola promosi agar lolos dari sistem deteksi. Oleh sebab itu, Meta memperkuat penegakan aturan melalui teknologi kecerdasan buatan atau AI yang dipadukan dengan proses peninjauan oleh moderator manusia.

Selain itu, sinyal maupun kata kunci yang diberikan Komdigi akan membantu Meta meningkatkan efektivitas sistem pendeteksian sehingga penyebaran promosi judi online dapat ditekan lebih cepat.