Walikota Cimahi NgatiyanaWalikota Cimahi Ngatiyana Turun langsung kejalan memeriksa pajak kendaraan dalam operasi gabungan

Bahasa Kita – Operasi gabungan pemeriksaan pajak kendaraan di Kota Cimahi menemukan masih banyak kendaraan yang menunggak kewajiban pajak. Di sisi lain, petugas juga mendapati sejumlah warga telah membayar pajak kendaraan hingga tahun 2027.

Pemeriksaan dilakukan petugas gabungan dari Polres Cimahi, Subdenpom, Jasa Raharja, Samsat Cimahi, dan Bapenda Kota Cimahi di sejumlah titik operasi.

Kendaraan yang diketahui belum melunasi pajak langsung dihentikan untuk dilakukan penindakan sekaligus pelayanan pembayaran di lokasi.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor.

Yang belum bayar kita tahan dan kita stop dulu untuk menyelesaikan kewajibannya, di sini langsung dilayani di lapangan,” kata Ngatiyana usai memantau operasi gabungan pemeriksaan pajak kendaraan di Halaman Samsat Cimahi, Kamis 7 Mei 2026.

Dalam praktiknya, kendaraan yang menunggak pajak diarahkan langsung menuju layanan pembayaran agar kewajiban dapat segera diselesaikan tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Operasi Pajak Kendaraan Difokuskan Tingkatkan Kepatuhan

Menurut Ngatiyana, operasi gabungan dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Cimahi.

Fokus utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan yang saat ini dinilai masih rendah.

Secara faktual, tingkat kepatuhan pajak kendaraan di Kota Cimahi baru mencapai sekitar 28 persen.

Hal itu menjadi alasan pemerintah daerah terus menggencarkan operasi pemeriksaan kendaraan di lapangan.

Yang jadi sorotan, penindakan dilakukan bersamaan dengan pelayanan pembayaran agar masyarakat dapat langsung melunasi tunggakan.

Di sisi lain, langkah tersebut juga diharapkan memberi efek jera bagi pemilik kendaraan yang selama ini menunda pembayaran pajak.

Ngatiyana menilai pola pelayanan langsung di lapangan lebih efektif karena masyarakat dapat segera menyelesaikan kewajibannya tanpa proses tambahan.

Warga yang Taat Pajak Kendaraan Dapat Apresiasi

Selain melakukan penindakan terhadap penunggak pajak, Pemerintah Kota Cimahi juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak kendaraan.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang pajaknya sudah dibayarkan hingga tahun 2027.

Alhamdulillah ini salah satunya adalah bentuk dukungan nyata warga untuk pembangunan daerah,” ujar Ngatiyana.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Wali Kota Cimahi Ngatiyana

Pada sisi yang sama, pemerintah daerah menilai kepatuhan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan Kota Cimahi.

Pendapatan dari sektor pajak kendaraan digunakan untuk berbagai kebutuhan daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pelayanan publik.

Tak hanya itu, dana pajak juga dialokasikan untuk sektor kesehatan dan program kesejahteraan masyarakat.

Samsat Keliling Disiagakan di Lokasi Operasi

Untuk mendukung pelayanan selama operasi berlangsung, petugas menyediakan mobil Samsat Keliling di lokasi pemeriksaan.

Fasilitas tersebut memungkinkan warga langsung melakukan pembayaran pajak kendaraan di tempat.

Dengan kata lain, kendaraan yang menunggak tidak perlu ditahan lebih lama setelah pemilik menyelesaikan kewajiban pajaknya.

Hal ini terlihat dari pola pelayanan yang menggabungkan penindakan dan pembayaran dalam satu lokasi operasi.

Pemerintah Kota Cimahi menegaskan operasi gabungan serupa akan terus dilaksanakan dalam waktu mendatang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak kendaraan sebagai sumber pendapatan daerah.